DAERAH

Dinas Pendidikan Majalengka Prioritaskan Perbaiki Ruang Kelas SD Yang Ambruk

×

Dinas Pendidikan Majalengka Prioritaskan Perbaiki Ruang Kelas SD Yang Ambruk

Share this article

MAJALENGKA – Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka bakal memprioritaskan perbaikan dua ruang kelas SDN 2 Sidamukti yang ambruk, Senin (19/2/2024).

Menurut Kepala Dinas Kabupaten Majalengka, Lilis Yuliasih, dua ruang kelas itu bakal diperbaiki pada tahun ini juga.

Sebab sebelumnya pihak sekolah mengusulkan perbaikan untuk dua ruang kelas lainnya yang kondisinya dinilai tidak layak digunakan untuk pembelajaran murid-murid.

Tindak lanjut dari peristiwa ambruk ini, kami juga akan memprioritaskannya untuk diperbaiki pada tahun ini,” ujar Lilis Yuliasih saat ditemui di SDN 2 Sidamukti, Senin (19/2/2024).

Ia mengatakan, diprioritaskannya perbaikan dua ruang kelas itu untuk memastikan proses belajar murid SDN 2 Sidamukti tidak terganggu.

Pihaknya memastikan dua ruang kelas yang telah diajukan sebelumnya tengah memasuki tahap perencanaan, dan diharapkan pengerjaannya dimulai secepatnya.

Ini langkah-langkah yang kami siapkan, sehingga dipastikan dua ruang kelas yang ambruk juga akan diperbaiki dalam waktu dekat,” kata Lilis Yuliasih.

Menurut Lilis, setiap tahunnya Disdik Kabupaten Majalengka selalu menganggarkan untuk perbaikan ruang kelas menggunakan DAK dan APBD.

Karenanya, pihaknya memastikan ruang kelas yang dinilai tidak layak bakal diperbaiki sesuai skala prioritas yang telah ditetapkan untuk keamanan dan kenyamanan pembelajaran.

Selain itu, Lilis mengimbau ruang kelas yang kondisinya tidak layak agar tidak digunakan untuk proses belajar para siswa demi mencegah hal-hal tidak diinginkan.

Kami sudah membuat surat edaran agar tidak menggunakan ruang kelas yang kondisinya tidak layak, karena khawatir terjadi hal-hal seperti ini (ambruk),” ujar Lilis Yuliasih.

Sebelumnya diberitakan dua ruang kelas di SDN 2 Sidamukti, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, ambruk pada Senin (19/2/2024) kira-kira pukul 10:00.

Dalam peristiwa itu, 3 orang mengalami luka yaitu dua guru dan satu mahasiswa yang sedang Praktek Kerja Lapangan.

Beruntung karena peristiwa itu terjadi pada jam istirahat, maka seluruh murid di kelas itu berhasil selamat sehingga korban lebih besar berhasil terhindarkan. (Dede)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *