Majalengka || Abdul Toyib seorang sosok mantan Kepala Desa Ciborelang Kecamatan Jatiwangi 2 dua periode. Kini telah usai di lantik menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD terpilih di dapil 2 periode 2024 – 2029 Kabupaten Majalengka Jawa Barat.
Saat ditemui oleh pihak media di acara yang diselenggarakan oleh HPDKI (Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia) dalam ketangkasan domba adu yang sekaligus acara tasyakuran setelah dilantiknya Abdul Toyib sebagai anggota DPRD terpilih yang bertampat didepan rumah tinggalnya, tepatnya dihalaman lapangan sepak bola SMK PGRI Desa Ciborelang Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka.
Anggota DPRD tepilih yang kerap disapa Mama Toyib saat dijumpai di kediamanya menyampaikan. Beliau akan selalu siap menyuarakan aspirasi-aspirasi harapan masyarakat dari berbagai elemen. Beliau berjanji akan mengemban amanah dari rakyat dengan sebaik mungkain, yang sudah memberikan kepercayaan kepadanya menjadi wakil rakyat. Minggu 01-09-2024
“Pada hari ini Minggu 01 Sepetember 2024 ada kegiatan HPDKI. Kebetulan saya juga sebagai pembina HPDKI Dpc Kabupaten Majalengka. Kami kebagian sebagi tuan rumah, dan acara yang kami selenggarakan ini sekaligus dalam rangka syukuran saya setelah dilantik menjadi anggota dewan terpilih” Tutur Abdul Toyib yang diterima pihak media massa ini. Minggu 01/09
“Seni ketangkasan domba ini sangat ditunggu oleh masyarakat Kecamatan Jatiwangi. Dikarenakan dalam sejarah didesa ciborelang kecamatan jatiwangi sudah lama tidak ada hiburan kontes domba. Tujuannya kami bersilaturahmi antar padepokan domba, dengan para peternak, serta pecinta ketangkasan domba adu ini”
Dalam hal Toyib menerangkan bahwa dengan adanya event ketangkasan domba adu ini nantinya akan menghasilkan nilai plus bagi peternak maupun pecinta/penghobi ketangkasan domba adu. Menurutnya bisa meningkatkan daya nilai jual harga domba yang penampilanya saat di arena ketangkasan domba adu terlihat kualitasnya sesuai dengan penilaian juri. Terangnya
“Insyaallah kalau domba sudah masuk pakalangan dan ikut berkontestan biasanya harga domba itu ikut naik harganya. Disamping itu untuk melestarikan budaya adalah kewajiban saya. Karena saya adalah orang seni dan budaya. Saya tampilkan pelestarian budaya ketangkasan domba ini supaya menjadi salah satu pelestarian budaya yang ada di jawa barat khususnya, umumnya seindinesia” Ucapnya
Kedepan saya minta juga perhatian dari dinas terkait yang membidangi, ada tempat pamidangan kontestan pakalangan domba yang relivan tempatnya, mudah-mudahan bisa terealisasi. Nanti ada anggaran yang bisa dikucurkan untuk pamidangan, supaya tidak memakai lapangan sepakbola. Tambahnya
Lebih lanjut Toyib mengatakan, dengan dilantiknya saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Majalengka, tak lupa saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, baik itu pengurus partai Golkar, relawan, simpatisan, pendukung, tim sukses, keluarga, serta sahabat-sahabat saya yang telah mendukung saya sehingga sudah terantarkan saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Majalengka.
Selanjutnya saya tidak dimiliki oleh satu golongan, keluarga, dan satu partai, ketika saya sudah menjadi anggota DPRD. Maka saya telah dimiliki oleh semuanya, semua pihak, semua elemen, artinya bahwa saya harus bisa meyuarakan aspirasi-aspirasi harapan masyarakat dari berbagai elemen. Saya mempunyai kewajiban kedepan bisa mengemban amanah dari rakyat dengan baik” Harapnya
Toyib juga berpesan dengan menyampaikan kata-kata motivasi. Jaga silaturahmi teman-teman, terutama para kepala desa ikutilah jejak saya untuk bisa membangun desa lebih cepat, lebih baik lagi kedepan tidak lagi menutup kemungkinan bahwa mantan-mantan para kepala desa bisa ikut berkontesasi politik dengan tujuan yang baik, niat yang baik, yaitu untuk membangun desa. Ujarnya
“Program saya kedepan, walaupun saya belum ditempatkan di komisi berapa sebetulnya, tapi intinya saya siap ditempatkan dimana saja dan saya siap mengakomodir aspirasi yang diharapkan oleh masyarakat, karena saya beasicnya orang desa. Saya tahu tentang harapan dan keinginan dan permasalahan di desa, baik itu tentang pertanian, ekonomi desa, tentang pelayanan pemerintahan, sosial, kesehatan, pendidikan kami paham itu” Pungkas Abdul Toyib yang diterima pihak media 01/09
(Vicky)














