Majalengka – Anggota DPRD Majalengka Fraksi PKS Iing Misbahuddin Daerah Pemilihan 1 (Dapil 1) yang meliputi Kecamatan Majalengka, Penyingkiran, Kadipaten, Dawuan, dan Kasokandel melaksanakan monitoring Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2026 yang bertempat di aula kecamatan Majalengka pada Jum’at (07/02/25).
Iing Misbahuddin Menyampaikan baru pertama kali dirinya menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan di wilayah daerah pemilihannya (Dapil 1) dan ada beberapa hal yang ingin disampaikan di forum musrenbang tersebut.
“Secara pribadi saya lebih senang di pemberdayaan untuk saat ini, mengapa? Karena masyarakat lagi butuh penguatan ekonomi, daya beli menurun, kalau infrastruktur juga mungkin sudah banyak yang rusak, akan tetapi menurut saya pemberdayaan terlebih dahulu, ” ujarnya
Iing Misbahuddin menjelaskan bahwa jika ada pembangunan infrastruktur dan bagus dampaknya untuk penguatan ekonomi masyarakat, maka akan kita dorong.
“Jadi dalam pemberdayaan ini tidak harus dalam bentuk permodalan saja, akan tetapi jika pembangunan infrastruktur akan mengungkit ekonomi masyarakat akan kita dorong Jadi pemberdayaan itu kan luas jika ada efek perekonomian.misalnya tadi ada pengajuan dari Babakan Jawa untuk jalur Babakan Jawa Blok Pancurendang untuk infrastruktur itu perlu untuk efek ekonominya. Jadi untuk barang dan jasanya lancar, juga pertumbuhan ekonomi lancar, ”ujar Iing Misbahuddin
Iing Misbahuddin menegaskan masalah sampah yang jadi prioritas, kenapa karena jika pembangunan bagus tetapi kalau pengelolaan sampah tidak bagus khawatir menjadi minus.
“Jadi di masalah sampah juga bisa dikelola oleh desa/kelurahan mulai dari RT RW seperti di Perda 3 tahun 2023, bagaimana pengelolaan sampah.
Kalau sekarang tuh sampah langsung di buang ke TPA, jadi seharusnya diolah, harus ada Tempat Pengolahan Tempat Terpadu. Mungkin nanti ada juga yang tidak ada di Perda, bukan hanya di hilir tetapi di hulu juga diperhatikan, bagaimana sampah plastik yang bisa didaur ulang, ” katanya
Iing Misbahuddin pentingnya infrastruktur yang murni untuk kebutuhan kebutuhan di masyarakat yang betul betul dibutuhkan oleh masyarakat.
“Jadi ini ketiga prioritas yang harus diperhatikan atau membuat program program ketiga prioritas ini, ” kata Iing Misbahuddin..” (KD)


