Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Janji Tinggal Janji, Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Brio Silver oleh Pengusaha Konveksi Banyuwangi Makin Keras di Polsek Muncar

×

Janji Tinggal Janji, Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Brio Silver oleh Pengusaha Konveksi Banyuwangi Makin Keras di Polsek Muncar

Share this article

BANYUWANGI, BUSERJATIM.COM GROUP – Dugaan kasus penipuan dan penggelapan mobil yang melibatkan seorang pengusaha konveksi ternama Banyuwangi kian memanas. Kendaraan milik TW, warga Sumberayu Muncar, berupa Honda Brio silver matic, diduga raib setelah dibawa kabur dan dijual oleh rekannya sendiri berinisial PS.

Laporan atas dugaan tindak pidana ini telah masuk ke Polsek Muncar sejak tahun 2024. Polisi menjerat terlapor dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Kapolsek Muncar, AKP Mujiono, menegaskan proses hukum masih berjalan.

“Memang sempat ada mediasi, di mana terlapor menyatakan siap mengganti mobil yang telah dijual. Namun sampai saat ini belum ada penggantian. Kasus terus berlanjut dan sedang dalam proses menuju pelimpahan ke kejaksaan,” tegas Kapolsek.

TW selaku pelapor mengaku kecewa.

“Saya sudah sabar menunggu janji terlapor. Mobil yang saya beli dengan keringat sendiri malah dijual tanpa izin. Janji diganti sampai sekarang tidak pernah dipenuhi. Saya serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” katanya dengan nada tegas.

Kasus ini pun menyeret nama PS yang dikenal luas sebagai pengusaha konveksi dan rekanan pemerintah daerah. Publik kini menyoroti apakah pelaku benar-benar akan mempertanggungjawabkan perbuatannya, atau terus bersembunyi di balik janji manis yang tak pernah ditepati.

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…