Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Berdasarkan Pantauan Atas Keluhan Masyarakat, DPR RI Ateng Sutisna Pemerintah Pusat Fokus Menjaga Stabilitas Dengan Memastikan Pasokan BBM dan Gas Tetap Tersedia

×

Berdasarkan Pantauan Atas Keluhan Masyarakat, DPR RI Ateng Sutisna Pemerintah Pusat Fokus Menjaga Stabilitas Dengan Memastikan Pasokan BBM dan Gas Tetap Tersedia

Share this article

Majalengka – Berdasarkan pantauan situasi terkini per April 2026 atas keluhan masyarakat, Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, H. Ateng Sutisna, menegaskan bahwa pemerintah saat ini tidak akan menaikkan harga BBM dan terus berupaya menjaga ketersediaan stok energi agar tetap aman di tengah kekhawatiran masyarakat.

Menurut Ateng Sutisna, pemerintah pusat fokus menjaga stabilitas dengan memastikan pasokan BBM dan gas tetap tersedia. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya di Komisi XII DPR RI terus melakukan pengawasan ketat agar subsidi energi tepat sasaran.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

“Pemerintah saat ini berusaha tidak menaikkan BBM dan memastikan stok tetap cukup. Kami di Komisi XII juga terus mengawasi agar tidak ada penyalahgunaan subsidi,” tegas Ateng Sutisna saat di wawancara media pada Sabtu 11 April 2026.

Ateng juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aksi penimbunan maupun pembelian berlebihan yang justru bisa memperkeruh situasi.

“Tidak boleh ada yang menimbun BBM atau gas. Kalau ada penyalahgunaan subsidi, silakan laporkan kepada kami, nanti akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Terkait ketersediaan gas, Ateng mengungkapkan bahwa meskipun Indonesia masih mengandalkan sekitar 80 persen impor, kondisi saat ini masih dalam batas aman. Bahkan, hasil pengecekan terakhir di terminal elpiji menunjukkan stok masih cukup untuk 98 hari ke depan, dan pasokan baru akan segera datang dalam waktu dekat.

“Insyaallah masih terjamin. Jadi masyarakat tidak perlu panik, jangan sampai terjadi panic buying,” katanya.

Ia menilai, kepanikan justru bisa memicu kekacauan distribusi di lapangan. Beberapa daerah bahkan sempat mengalami lonjakan pembelian yang tidak wajar, padahal stok sebenarnya tersedia.

“Pembelian berlebihan dalam kondisi panik justru merusak sistem distribusi yang sudah diatur. Akhirnya jadi terlihat langka, padahal sebenarnya ada,” jelasnya.

Di sisi lain, DPR RI juga mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan produksi energi dalam negeri guna mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan kondisi saat ini, masyarakat diimbau tetap tenang dan bijak dalam menggunakan energi, serta ikut mengawasi agar distribusi subsidi berjalan adil dan merata.***(kodir).

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…