Indramayu – Kepolisian Sektor (Polsek) Kroya Polres Indramayu Polda Jawa Barat, melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap debit air sungai yang meluap ke pemukiman dan jalan desa akibat tingginya curah hujan di wilayah Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Kroya IPTU Khaerudin Zuhri mengataka luapan air berasal dari sungai (kali) Cibenuang dan sungai (kali) Cilalanang setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Rabu (15/4).
“Hujan lebat sejak kemarin mengakibatkan debit air sungai meningkat signifikan hingga meluap ke jalan Desa Tanjungkerta dan Desa Temiyang, serta merendam areal pesawahan warga,” kata IPTU Khaerudin dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026)
Ia mengungkapkan, luapan arus air sungai Cilalanang sempat menyeret satu unit mobil Honda Brio bernomor polisi E 1726 SK milik Kamsari (38), warga Desa Legok, Kecamatan Lohbener, saat mencoba melintas di lokasi terdampak.
Beruntung, warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap kendaraan tersebut sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Mobil tersebut berhasil dievakuasi dari arus luapan sungai. Kami memastikan pengemudi dan penumpang dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air yang terjadi di sejumlah desa dipicu oleh kurang memadainya sistem drainase atau saluran pembuangan air untuk menampung curah hujan yang tinggi.
Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Kroya telah mengambil langkah-langkah darurat dengan berkoordinasi bersama unsur Muspika dan pemerintah desa setempat guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
“Kami terus memonitor perkembangan cuaca dan situasi debit air. Anggota di lapangan juga telah memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari jalur yang rawan terseret arus luapan air,” tambah Kapolsek.
Pihak kepolisian meminta warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai untuk selalu siaga dan segera melaporkan jika terjadi kenaikan debit air yang membahayakan pemukiman guna dilakukan langkah evakuasi dini.
Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.
“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno














