Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Respon Cepat dan Tegas Terhadap Kejadian SDN III Mirat yang Ambruk, Bupati Majalengka Eman Suherman Pastikan Perbaikan di Percepat

×

Respon Cepat dan Tegas Terhadap Kejadian SDN III Mirat yang Ambruk, Bupati Majalengka Eman Suherman Pastikan Perbaikan di Percepat

Share this article

MAJALENGKA – Respon cepat dan tegas terhadap kejadian sekolah ambruk di Majalengka.Bupati Majalengka, Eman Suherman, turun langsung meninjau lokasi ambruknya tiga ruang kelas di SDN Mirat III, lokasi di Desa Mirat Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. “Jumat (1/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Eman Suherman memastikan Pemerintah Kabupaten Majalengka akan bergerak cepat melakukan perbaikan agar aktivitas belajar mengajar siswa tidak terganggu terlalu lama.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

“Ini harus segera ditangani. Keselamatan dan kenyamanan siswa menjadi prioritas. Pemerintah daerah akan mempercepat proses perbaikan agar kegiatan belajar bisa kembali normal,” ucapannya

Selain memastikan percepatan rehabilitasi bangunan, Eman juga menegaskan kegiatan belajar mengajar (KBM) akan tetap berjalan dengan memanfaatkan ruang alternatif yang masih memungkinkan digunakan.

Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, proses pembelajaran sementara akan dialihkan ke sejumlah fasilitas sekolah lain seperti ruang perpustakaan dan mushola, sambil menunggu perbaikan ruang kelas rampung.

“Kegiatan belajar tidak boleh berhenti. Kita manfaatkan dulu ruangan yang tersedia seperti perpustakaan dan mushala agar anak-anak tetap bisa belajar,”Ujar Eman Suherman

Sebelumnya, tiga ruang kelas SDN Mirat III dilaporkan ambruk setelah diguyur hujan deras berintensitas tinggi yang melanda wilayah Majalengka pada Kamis (30/4/2026) malam.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Majalengka, Asep Fajar Aliwardhana, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kejadiannya diperkirakan malam hari saat hujan dengan intensitas cukup besar,” katanya saat dikonfirmasi.

Dari pantauan di lokasi, kondisi bangunan terlihat memprihatinkan. Atap bangunan ambles dengan rangka baja ringan dan material kayu runtuh menimpa ruang kelas.

Di dalam ruangan, meja dan kursi siswa tampak tertimbun puing bangunan. Sejumlah fasilitas belajar terbalik dan tertutup material reruntuhan. Sinar matahari menembus celah atap yang jebol, memperlihatkan kerusakan parah di bagian dalam kelas.

Sementara di bagian luar, garis pembatas telah dipasang untuk mengamankan area. Struktur bangunan tampak miring dan dinilai rawan mengalami roboh susulan.

Asep menambahkan, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan pengecekan lapangan untuk penanganan awal.

“Kami sudah meninjau langsung dan berkoordinasi dengan BPBD untuk langkah penanganan,” pungkasnya.***(kodir).