Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Polsek Sukahaji Polres Majalengka Polda Jawa Barat Intensifkan Sosialisasi Larangan Knalpot Brong

×

Polsek Sukahaji Polres Majalengka Polda Jawa Barat Intensifkan Sosialisasi Larangan Knalpot Brong

Share this article

Majalengka, – Polsek Sukahaji Polres Majalengka Polda Jabar terus berupaya mengintensifkan sosialisasi larangan penggunaan knalpot brong kepada masyarakat. Melalui penempelan pamflet di berbagai lokasi strategis, seperti sekolah, kampus, dan kantor pemerintah, Polsek Sukahaji berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak buruk penggunaan knalpot tidak standar.

Dalam upaya ini, Pamflet Polsek Sukahaji memberikan informasi mengenai larangan penggunaan knalpot brong dan sanksi yang dapat dikenakan kepada pelanggar. Sanksi tersebut sesuai dengan Pasal 285 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Kapolsek Sukahaji Polres Majalengka, AKP Erik Riskandar,melalui IPDA Riyana, Kanit Samapta Polsek Sukahaji menyatakan bahwa sosialisasi ini tidak hanya ditujukan kepada penjual dan bengkel yang menyediakan knalpot brong, tetapi juga kepada pelajar, mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat umum. Upaya ini dilakukan dengan penempelan pamflet di tempat-tempat yang strategis, seperti tempat parkir di sekolah dan kampus.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang larangan penggunaan knalpot brong. Kami lakukan sosialisasi langsung kepada pelajar, mahasiswa, perangkat desa, dan kelurahan serta masyarakat umum dengan penempelan pamflet dan membagikan pamflet,” ujar IPDA Riyana, Kanit Samapta Polsek Sukahaji.pada Senin (29/1/2024).

Dalam pembagian pamflet hari ini, tim sosialisasi Polsek Sukahaji fokus di SMA Negeri 1 Sukahaji dan tempat parkir di sekitarnya. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan di Pemerintah Kelurahan/Desa se Kecamatan Sukahaji.

Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, menegaskan harapannya agar seluruh lapisan masyarakat patuh dan taat terhadap aturan lalu lintas, khususnya terkait larangan penggunaan knalpot brong. Beliau menekankan bahwa pelanggaran terhadap aturan ini tidak hanya melanggar hukum tetapi juga dapat menimbulkan gangguan terhadap ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan bersama dan kenyamanan di jalanan.”ujarnya.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…