Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Jajaran Polsek Maja Polres Majalengka Giatkan Patroli untuk Cegah Perang Sarung di Bulan Ramadan A1

×

Jajaran Polsek Maja Polres Majalengka Giatkan Patroli untuk Cegah Perang Sarung di Bulan Ramadan A1

Share this article

 

Majalengka, Jajaran Polsek Maja Polres Majalengka, Polda Jabar, intensif melakukan langkah antisipasi dini untuk mencegah perang sarung atau tawuran antar warga menjelang bulan Ramadhan. Dalam upaya tersebut, Polsek Maja menggelar patroli aktif ke berbagai lokasi serta memeriksa tempat-tempat berkumpul warga, terutama remaja.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Kanit Reskrim Polsek Maja, IPDA Agus Sri Wandono S. H, mengungkapkan bahwa patroli ini dilakukan terutama setelah shalat Tarawih hingga menjelang sahur. “Mengantisipasi tawuran remaja dan warga, saat ini semua jajaran sudah diperintahkan untuk melakukan upaya-upaya preventif di wilayah hukum Polres Majalengka,” ujarnya pada Rabu malam (20/3/2024).

Tidak hanya di Desa Pesanggrahan, pembubaran terhadap kelompok remaja yang diduga akan melakukan perang sarung juga dilakukan di tempat lain seperti wilayah Desa Basuki dan Maja Selatan. “Jadi, masih pada kumpul-kumpul, disisir oleh anggota kita, terus dibubarkan. Belum (terjadi perang sarung), baru kumpul-kumpul,” kata IPDA Agus.

Diketahui, mayoritas remaja yang berkerumun adalah pelajar SMP. Kegiatan berkumpul-kumpul ini seringkali dipicu oleh diskusi di media sosial seperti Facebook dan Instagram yang kemudian berujung pada perang sarung atau tawuran. Oleh karena itu, para remaja tersebut dibubarkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto,S.I.K,.MS.I,.PCHR, melalui Kapolsek Maja, AKP Kenedy Joko Lelono, menegaskan bahwa seluruh jajaran diperintahkan untuk bertindak cepat tanpa menunggu tindakan perang sarung terjadi. “Upaya preventif harus dilakukan untuk mencegah korban. Sehingga mereka baru berkumpul pun kita datangi, kita sisir, kita cek,” tegasnya.

Jika dalam pengecekan ditemukan barang-barang yang dianggap membahayakan seperti senjata tajam, akan diproses lebih lanjut. Namun, jika tidak, warga yang berkumpul akan dibubarkan saja.

AKP Kenedy Joko Lelono juga mengajak orang tua untuk lebih intensif memperhatikan anak-anaknya. “Ayo bersama-sama menjaga Kecamatan Maja. Ini penting supaya ibadah di Bulan Suci Ramadan berlangsung khusyuk, aman, dan damai. Mari tingkatkan ibadah kita di bulan yang penuh rahmat dan maghfirah ini,” ujarnya.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…