Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Kodim 0803/Madiun Bersama Polres dan Instansi Terkait Gelar Pengamanan Gabungan Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1446 H

×

Kodim 0803/Madiun Bersama Polres dan Instansi Terkait Gelar Pengamanan Gabungan Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1446 H

Share this article

 

MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP – Dalam rangka mengamankan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 H tahun 2025, Komando Distrik Militer (Kodim) 0803/Madiun bersama Kepolisian Resort (Polres) Madiun dan instansi terkait telah melaksanakan Pengamanan Gabungan di wilayah Kecamatan Jiwan, pada Kamis (3/4). Pos pengamanan ini mulai beroperasi sejak H-7 hingga H+7 Idul Fitri guna memastikan kelancaran dan keamanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah tersebut. Pendirian pos gabungan ini merupakan bagian dari upaya sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik yang diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Dandim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menyampaikan bahwa personel Kodim 0803/Madiun telah dikerahkan untuk bergabung dalam pos pengamanan ini dengan tugas mengatur lalu lintas, memberikan bantuan kepada pemudik yang mengalami kendala, serta memantau situasi keamanan di sepanjang jalur mudik. “Kami mengerahkan personel terbaik kami untuk bergabung dengan Polres Madiun dan instansi terkait guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik. Pos Pengamanan Gabungan di Kecamatan Jiwan ini menjadi titik strategis mengingat lokasinya yang berada di persimpangan jalur utama arus mudik,” ujarnya saat meninjau kesiapan Pos Pengamanan di Jiwan.

Selain anggota Kodim 0803/Madiun dan Polres Madiun, pos pengamanan ini juga melibatkan personel dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, PMI, dan organisasi masyarakat lainnya. Pos pengamanan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti posko kesehatan, area istirahat, layanan informasi, bengkel darurat, dan toilet umum. “Kerjasama ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintasi wilayah Madiun, khususnya di jalur strategis Kecamatan Jiwan,” jelas Dandim

Untuk mengantisipasi kemacetan dan meminimalisir risiko kecelakaan, petugas gabungan secara rutin melakukan patroli di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Selain itu, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, petugas juga telah menyiapkan jalur alternatif yang dapat digunakan jika terjadi kemacetan parah di jalur utama. Informasi terkait kondisi jalan dan jalur alternatif dapat diakses melalui papan informasi digital yang terpasang di pos pengamanan atau melalui aplikasi resmi yang telah disediakan.

Heru Wijaya salah satu pemudik mengapresiasi kerjasama yang terjalin antar instansi dalam pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri. Ia mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam mendukung kelancaran dan keamanan selama periode mudik dengan mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas. “Kami berharap dengan adanya Pos Pengamanan Gabungan ini, perjalanan mudik dan balik masyarakat menjadi lancar, aman, dan nyaman. Mari kita saling menjaga ketertiban dan keamanan selama periode mudik ini, sehingga kita semua dapat merayakan Idul Fitri dengan sukacita bersama keluarga tercinta,” tambahnya.

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…