Majalengka – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka Iing Misbahudin turun langsung meninjau kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) IV Ranji Wetan yang mengalami kerusakan cukup parah pada beberapa bagian bangunannya.yang bertempat di Desa Ranji Wetan, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka. “Selasa (13/01/2026).
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang mengkhawatirkan keselamatan anak-anak saat proses belajar mengajar berlangsung.
Ketua Komisi III DPRD Majalengka Iing Misbahudin menegaskan saya turun langsung melihat kondisi di SD Negeri Ranji Wetan IV. Apa yang saya temukan sangat menyayat hati. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat paling aman dan nyaman untuk menuntut ilmu bagi anak-anak kita, kondisinya sangat memperihatinkan dan mambahayakan.
“Bayangkan, flapon-flapon sudah jebol, genteng satu persatu mulai berjatuhan. Ruang kelas sudah tidak layak, meskipun sudah ada satu gedung yang masih cukup layak namun juga sudah mulai banyak kerusakan. Perpustakaan yang menjadi jantung literasi pun sudah tidak bisa digunakan. Lebih miris lagi, sekolah ini tidak memiliki toilet dan tidak memiliki musholla. Ini bukan sekedar estetika bangunan, ini adalah masalah kemanusiaan dan hak dasar anak.”Tegasnya
Saya selaku Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka menegaskan kepada Pemerintah melalui dinas terkait bahwa “Kondisi ini tidak boleh dibiarkan lebih lama lagi!” Kita tidak boleh menunggu sampai ada korban jiwa atau atap ambruk menimpa siswa kita baru bertindak.
Keprihatinannya terhadap kondisi sekolah yang tidak layak dan menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan perbaikan fasilitas pendidikan.
“Ini bukan hanya soal bangunan rusak, tapi soal masa depan anak-anak kita dan keselamatan anaknya. Mereka berhak mendapatkan tempat belajar yang aman dan nyaman,” ujar Iing Misbahudin saat berada di lokasi.
Menurutnya, pendidikan harus menjadi prioritas utama, dan pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap kerusakan fasilitas sekolah, terutama di wilayah pedesaan.
Warga sekitar menyambut baik kedatangan legislator dari Fraksi PKS tersebut. Mereka berharap peninjauan ini bukan hanya menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi langkah awal nyata dalam perbaikan infrastruktur pendidikan di Tanjungkerta.
Iing Misbahudin menambahkan bahwa ia akan segera menyampaikan hasil kunjungan lapangan ini kepada dinas terkait serta mendorong agar alokasi anggaran perbaikan bisa masuk dalam APBD Perubahan atau rencana pembangunan tahun anggaran berikutnya.
“Kami akan terus kawal dan suarakan kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan. Ini adalah amanah yang harus kami jalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.***(kodir)














