Polri Untuk Indonesia
DAERAH

Warga Keluhkan Akses Ambulans Desa Sukaraja Wetan, Terbantu Layanan Gratis Desa Kertasari

×

Warga Keluhkan Akses Ambulans Desa Sukaraja Wetan, Terbantu Layanan Gratis Desa Kertasari

Share this article

Matamaja Group || Majalengka — Seorang warga mengeluhkan sulitnya mengakses layanan ambulans desa saat kondisi darurat. Keluhan tersebut muncul setelah upaya peminjaman ambulans untuk membawa anggota keluarga yang membutuhkan penanganan medis lambat mendapatkan respons.

Dikutip dari koranmarka.com, warga tersebut menyampaikan bahwa pada Kamis malam sekitar pukul 22.17 WIB, ia telah menghubungi pihak terkait, termasuk sopir ambulans desa, dengan maksud meminjam kendaraan tersebut. Ia bahkan berencana mengemudikan sendiri ambulans karena hanya memiliki biaya untuk bahan bakar.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

“Saya sudah mengirim pesan kepada sopir ambulans desa untuk meminjam, karena kondisi cucu saya membutuhkan penanganan medis segera. Saya siap mengendarai sendiri dan hanya mampu untuk beli bensin,” ujarnya.

Namun, hingga waktu yang dibutuhkan, tidak ada respons yang diterima. Dalam kondisi tersebut, warga kemudian menghubungi pihak desa lain untuk mendapatkan bantuan.

Upaya tersebut membuahkan hasil setelah Kepala Desa Desa Kertasari, H. Cahyono, memberikan izin penggunaan ambulans desa. Warga akhirnya dapat membawa anggota keluarganya ke rumah sakit menggunakan ambulans dari desa tersebut.

H. Cahyono menjelaskan bahwa ambulans desa diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat, terutama dalam kondisi darurat, tanpa dipungut biaya.

“Yang penting masyarakat bisa diselamatkan. Layanan ambulans ini gratis dan tidak dipungut bayaran. Saat itu ambulans sedang tidak digunakan, sehingga kami persilakan untuk membantu warga yang membutuhkan, meskipun dari luar desa,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa Sukaraja Wetan terkait keluhan warga tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat terkait pentingnya kesiapsiagaan layanan publik, khususnya fasilitas darurat seperti ambulans desa, agar dapat diakses dengan cepat dan tepat saat dibutuhkan.