Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Apel Gelar Pasukan, Dandim: 250 Prajurit TNI Dikerahkan Untuk Amankan Pilkada Serentak di Kabupaten Majalengka

×

Apel Gelar Pasukan, Dandim: 250 Prajurit TNI Dikerahkan Untuk Amankan Pilkada Serentak di Kabupaten Majalengka

Share this article

Majalengka || Kodim 0617 Majalangka, akan mengerahkan 250 Prajurit TNI untuk mengamankan Pilkada serentak Tahun 2024. Ratusan prajurit TNI itu dikerahkan di seluruh pelosok di Kabupaten Majalengka, dalam perbantuan kekuatan kepada Polri.

 

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

“Tahun ini di Kabupaten Majalengka akan dilaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilaksanakan serentak pada Bulan November,” ungkap Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Dudy Pilianto, Jumat (23/8/2024).

 

Dengan akan digelarnya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada akhir tahun mendatang, sesuai dengan data yang ada di KPU Kabupaten Majalengka, jumlah TPS sebanyak 2.110 TPS Reguler dan 1 TPS lokasi khusus dan Daftar Pemilih Sementara 1.002.051 jiwa yang tersebar di seluruh Desa dan Kelurahan.

 

“Tentu dengan tingkat kerawanan yang berbeda-beda dimasing-masing Desa/Kelurahan. Maka perlu adanya komunikasi dan sinergitas dari seluruh komponen untuk dapat berpartisipasi dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Letkol Inf Dudy Pilianto.

 

Ia juga menegaskan, agar selalu bersinergi dan perdayagunakan seluruh kemampuan yang kita miliki demi meminimalisir resiko ancaman yang bisa terjadi setiap saat dengan cara selalu memastikan setiap tahapan Pilkada serentak tahun 2024 berjalan dalam keadaan aman dan kondusif.

 

“Apabila terjadi kondisi darurat, yakni ketika ada konflik sosial saat tahapan Pilkada agar segera dikoordinasi dengan rekan kita kepolisian apabila dibutuhkan,” katanya.

 

Lebih lanjut, Ia pun menekankan, pegang teguh hirarki komando dan laksanakan operasi pengamanan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dengan tidak bekerja secara sektoral, tetapi selalu berkoordinasi dan saling memberikan informasi antara semua unsur yang terlibat dalam pengamanan sehingga tercipta team work pengamanan secara terbatas yang solid dan kuat.

 

“Tingkatan kewaspadaan untuk dapat mendeteksi dan mengantisipasi segala kemungkinan ancaman, sehingga kita dapat melaksanakan antisipasi sedini mungkin terhadap ancaman yang akan membahayakan pada pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah Kabupaten Majalengka,” lanjutnya.

 

“Utamakan faktor keselamatan dalam setiap kegiatan tanpa harus mengabaikan tugas dan tanggungjawab selama pelaksanaan Pam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 di Kabupaten Majalengka,” pungkas Letkol Inf Dudy Pilianto. (Pendim_0617)

Vicky

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…