MAJALENGKA – Dalam Rangka Hari Guru Nasional dan HUT ke-78 PGRI Dengan Tema semangat bersama, kebersamaan, persaudaraan dan keakraban. Terus melangkah membangun Majalengka sebagai kabupaten pendidikan Yang Bertempat di lapangan GGM Majalengka.”Sabtu, 25/11/2023
Bupati Majalengka H Karna Sobahi menegaskan bahwa guru merupakan tulang punggung bagi pembangunan dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.meyakini bahwa berkat kontribusi guru, terutama dalam keluarga besar PGRI, Majalengka dapat berkembang menjadi kabupaten yang unggul di bidang pendidikan.
Dalam rangka memenuhi standar nasional pendidikan, sejak tahun 2019 hingga 2023 telah dilakukan peningkatan sarana dan prasarana untuk jenjang TK, SD hingga SMP. Dikatakannya, sebanyak 1.324 ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium telah dibangun atau direvitalisasi.Ucapnya
Bupati Merinci mencakup pembangunan 1.003 ruang kelas, rehabilitasi 920 ruang kelas, serta pembangunan 32 laboratorium IPA dan komputer. Selain itu, pembangunan 110 unit jamban dan rehabilitasi 68 unit jamban turut dilakukan.
Selanjutnya, pembangunan 23 perpustakaan dan rehabilitasi 68 perpustakaan dilakukan bersama dengan pengiriman ratusan ribu buku ke sekolah-sekolah sebagai wujud komitmennya dalam memenuhi janji awal ketika 100 hari di masa kepemimpinannya.”ujarn bupati
Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah, sebagai implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, memberikan perhatian khusus pada efektivitas Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka.
Hingga saat ini, kata dia, sedikitnya ada sebanyak 430 guru penggerak di Kabupaten Majalengka telah terdaftar dan 44 di antaranya telah dipromosikan menjadi kepala sekolah.
“Program ini bertujuan mendorong lahirnya generasi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang mampu memberikan perubahan nyata. Oleh karena itu, program ini akan terus kita kembangkan hingga target-target operasional tercapai,” jelasnya.
Bupati menegaskan bahwa, meskipun hampir tiga tahun lalu, pandemi Covid-19 memberikan tekanan pada APBD Kabupaten Majalengka, komitmen dan empati terhadap guru honorer mendorong Pemkab Majalengka mengangkat 3.343 guru honorer menjadi guru PPPK dengan anggaran Rp 211 miliar. Angka fantastis ini, awalnya dianggap pesimistis, akhirnya menjadi optimistis.
Dalam memaknai Hari Guru Nasional, Bupati Sobahi menegaskan bahwa momen ini dijadikan sebagai panggilan untuk bangkit, memperbaiki situasi dan mencari solusi setelah melewati perjalanan panjang yang penuh tantangan.













