Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Geger ! Pengacara Ungkap Rekaman CCTV Pelaku Kuras Uang dan Bawa Mobil Korban Pembunuhan Paoman Indramayu

×

Geger ! Pengacara Ungkap Rekaman CCTV Pelaku Kuras Uang dan Bawa Mobil Korban Pembunuhan Paoman Indramayu

Share this article

INDRAMAYU – Tabir gelap yang menyelimuti kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Paoman, Indramayu, kini mulai tersingkap lebar.

Hery Reang, kuasa hukum keluarga korban, secara blak-blakan membongkar rentetan bukti penting yang menyudutkan duet terdakwa, Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Hery menegaskan spekulasi mengenai adanya pelaku lain hanyalah drama yang sengaja diciptakan pihak terdakwa demi meraih simpati publik di tengah persidangan.

“Saya yakinkan, tidak ada pelaku lain selain Ririn dan Priyo. Jangan terkecoh dengan giringan opini yang mencoba mengeruhkan suasana,” tegas Hery Reang, Sabtu (2/5/2026).

Keyakinan Hery didasari oleh sejumlah bukti ilmiah yang menjadi kartu mati bagi para terdakwa. Tim Inafis menemukan bukti fisik yang sangat kuat berupa sidik jari laten milik Ririn dan Priyo yang tertinggal tepat di dalam kamar korban.

Disamping itu, pelarian dan aktivitas kedua pelaku usai eksekusi terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV).

“Pada 31 Agustus 2025, atau dua hari setelah pembunuhan, Ririn dan Priyo terekam membawa mobil Corolla milik korban menuju sebuah hotel di Jatibarang,” kata Hery.

Ia menambahkan, fakta mengejutkan terungkap saat proses check-in. Dengan sangat dingin, terdakwa menggunakan KTP milik korban yang bernama Budi untuk mengelabui petugas resepsionis.

“Tidak berhenti di situ, jejak digital mereka berlanjut ke gerai BRILink. Rekaman CCTV di lokasi tersebut memperlihatkan aktivitas terdakwa yang diduga kuat sedang menguras habis saldo akun aplikasi Dana milik korban,” jelasnya.

Menyusul kesaksian Shella, mantan istri Ririn. Selama periode tersebut, Ririn tidak pulang ke rumah dan mengaku sedang berada di kediaman korban.

Ririn bahkan sempat melakukan panggilan video (video call) untuk meyakinkan Shella bahwa dirinya baik-baik saja.

Dalam panggilan tersebut, Ririn menunjukkan suasana rumah seperti sofa dan tembok, namun dengan sengaja menghindari sorotan ke arah para anggota keluarga korban.

“Saya berkeyakinan, pada saat video call itu terjadi, sebenarnya seluruh korban sudah meninggal dunia,” ungkap Hery dengan nada geram.

Mengingat kekejian luar biasa yang dilakukan terdakwa di mana lima nyawa dihabisi secara sadis termasuk anak kecil yang tak berdosa pihaknya mendesak majelis hakim untuk tidak memberikan ampun sedikit pun.

“Ini adalah kejahatan luar biasa. Menghilangkan lima nyawa sekaligus dengan cara yang sangat keji. Tidak ada kata lain, kami meminta vonis maksimal, yaitu Hukuman Mati” tegas Hery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…