Majalengka – Sidak (inspeksi mendadak) Komisi III DPRD Majalengka ke 2 SD negeri kadipaten dan SD negeri Balida ,proyek rehabilitasi sekolah yang sedang berjalan bertujuan untuk memantau kualitas pengerjaan, memastikan keselamatan siswa, mengidentifikasi masalah seperti kebocoran atau listrik korslet, serta memastikan anggaran digunakan sesuai tujuannya.
Ketua Komisi III DPRD Majalengka H. Iing Misbahudin menyampaikan meninjau langsung kondisi fisik bangunan serta mengecek kualitas pengerjaan di berbagai bagian yang dinilai masih perlu pembenahan.
“Kami turun langsung sebagai bagian dari upaya melakukan pengawasan terhadap pengerjaan proyek pembangunan,”ujar Iing Misbahudin saat di wawancara selesai sidak pada Selasa (07/10/2025)

Iing Misbahudin menekankan pentingnya kesesuaian proyek dengan perencanaan dan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan. Ia mengingatkan agar kualitas bangunan harus sebanding dengan nilai anggaran yang dikucurkan.
“Jangan sampai ada penyimpangan dalam prosesnya. Kualitas harus sesuai dengan nilai anggaran,” tegas Iing Misbahudin
Selain aspek teknis, Iing Misbahudin juga menyoroti pentingnya transparansi dan pengawasan menyeluruh.
Ia meminta Inspektorat terus melakukan pemantauan di lapangan dan mendorong pihak sekolah untuk ikut aktif mengawasi jalannya pengerjaan.
“Kita ingin semuanya sesuai dengan aturan dan petunjuk teknis. Kami pantau dan terus melakukan pengawasan,”pungkasnya.
Iing Misbahudin juga mengingatkan pihak sekolah untuk ikut aktif melakukan pengawasan terhadap pelaksana pengerjaan agar hasil renovasi benar-benar sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan.
“Kita ingin semuanya sesuai dengan aturan petunjuk teknis. Kami pantau dan terus melakukan pengawasan. Alokasi untuk dunia pendidikan kabupaten majalengka harus tepat sasaran,” tegasnya.
Iing Misbahudin menambahkan, Pemerintah kabupaten majalengka harus berkomitmen menjamin mutu pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh siswa.
Kualitas pembangunan infrastruktur pendidikan di kabupaten majalengka demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi siswa,” tandasnya.***(Kodir)














