Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Pelarangan Penggunaan Klakson Telolet/Basuri: Langkah Demi Keselamatan di Jalan Raya D1

×

Pelarangan Penggunaan Klakson Telolet/Basuri: Langkah Demi Keselamatan di Jalan Raya D1

Share this article

 

Majalengka, – Polres Majalengka Polda Jabar mengambil langkah tegas dengan melarang penggunaan klakson telolet atau basuri di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Imbauan ini diberlakukan karena suara klakson tersebut dianggap mengganggu dan membahayakan lalu lintas.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Dalam keterangan resminya, Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR, menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai pelarangan penggunaan klakson telolet telah dilakukan di sejumlah tempat, termasuk di pusat-pusat perbelanjaan, terminal, dan tempat umum lainnya.

“Pelarangan ini dilakukan untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan keselamatan para pengendara dan masyarakat Kabupaten Majalengka,” ungkap Kapolres, melalui Kasat Lantas AKP Mochammad Ali, S.H., M.M.

Disebutkan bahwa fenomena demam telolet telah menimbulkan kerumunan anak-anak di beberapa ruas jalan hanya untuk mendengarkan suara klakson tersebut. Hal ini berpotensi mengganggu lalu lintas dan menyebabkan kemacetan yang dapat mengakibatkan kecelakaan.

“Kami menilai bahwa hal itu sangat berbahaya, oleh karena itu, kami berharap masyarakat setempat dapat mematuhi peraturan ini demi menjaga keamanan lalu lintas,” tegas Kasat Lantas Polres Majalengka.

Aturan terkait penggunaan klakson telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Pasal 69 dalam peraturan tersebut menyebutkan bahwa suara klakson yang diizinkan memiliki rentang antara 83 hingga 118 desibel. Pelanggaran terhadap aturan tersebut akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp 500 ribu.

“Kami berharap imbauan ini dapat dipatuhi oleh semua pihak demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan di Kabupaten Majalengka,” pungkas Kasat Lantas Polres Majalengka.

Dengan langkah ini, Polres Majalengka berharap dapat menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan. Semua pihak diminta untuk mematuhi aturan demi kebaikan bersama.

#PolriHumanis, #PolriPresisi, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…