Majalengka – Plh Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Membuka pawai lampion, tradisi setiap peringatan Hari Pramuka ke 63,Yang bertempat di halaman pendopo kabupaten majalengka.”Senin (12/08/2024
Pawai lampion itu diikuti tingkat penggalang Dan penegak dari Kwarran Majalengka, Cigasong, Panyingkiran,dan Sukahaji ,rute kegiatan lampion jln Ahmad Yani,Jln Pramuka,Jln Letkol Abdul Gani,Jln Kartini,Jln Suha,Jln Ahmad Yani dan finis di depan pendopo kabupaten majalengka.
pada tahun ini pawai lampion mengangkat tema: “Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI,” sehingga semua siswa membawa lampion dengan beragam budaya nusantara.
Dalam Sambutan Plh Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka H.Muhammad Umar Ma’ruf,.S.Sos,.M.Si berpesan tentang pentingnya menumbuhkan sifat peduli pada lingkungan sekitar dalam diri setiap anggota pramuka. Pramuka yang dikenal dengan sikapnya yang suka menolong dan berharapkan bisa turut membantu memberikan solusi masalah
“Coba tengok sekitar kita, mana tetangga yang butuh dibantu. Kalau ada yang sakit, atau putus sekolah segera laporkan ke lurah atau kades, biar nanti bersama-sama ditangani pemkab,” kata Umar
Muhammad Umar Ma’ruf meminta agar pramuka terus mengasah soft skillnya, yakni berupa karakter diri, Karakter-karakter positif yang bisa ditumbuhkan antara lain kerja keras, bersikap terbuka, punya rasa ingin tahu, dan daya juang yang tinggi.
“Karakter semacam ini bila kalian miliki, akan membantu meraih kesuksesan. Mulai sekarang, kalian harus belajar kerja keras, rajin menambah wawasan. Dan tak kalah penting, adalah meningkatkan kemampuan bekerja sama dengan pihak lain. Sekarang eranya kolaboratif, jadi semua harua bergandeng tangan dengan pihak lain untuk mempercepat kemajuan,” pungkas Umar
Pawai ini pun menjadi tontonan yang menarik bagi warga kabupaten majalengka. Penonton memadati jalan-jalan protokol yang dilewati peserta pawai. “Melihat lampu-lampu yang berjalan di malam hari ini sangat menakjubkan.














