Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Polisi dan Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Yang Hilang

×

Polisi dan Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Yang Hilang

Share this article

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol
Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Kamis (2/4/2026).

“Korban diketahui bernama Galih (25), seorang nelayan asal Kampung Cirampadan RT 02 RW 06, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong. ” ujarnya Jum’at (3/4/2026)

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat melaut menggunakan perahu bernama AAL.

Kegiatan pencarian dimulai sejak pukul 07.30 WIB di sekitar perairan Sancang dengan melibatkan sebanyak 27 personel gabungan, terdiri dari Satpolairud Polres Garut, Basarnas Bandung, Himpunan Nelayan Sancang, serta masyarakat setempat.

“Dalam pelaksanaan operasi SAR, tim gabungan melakukan penyisiran laut menggunakan perahu nelayan dan sarana pendukung lainnya. Pada pukul 10.00 WIB, tim SAR gabungan mulai melakukan penyisiran di lokasi kejadian menggunakan perahu nelayan,” ujar Iptu Aep Saprudin Kasat Polairud.

Setelah upaya pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 12.08 WIB di koordinat 7°44’50.5″ S dan 107°54’14.5” E, atau sekitar 1,3 nautical mile dari lokasi kejadian perkara (LKP), dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban dan langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dihentikan.

Polres Garut mengimbau kepada para nelayan untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, termasuk kondisi cuaca dan kelengkapan alat keselamatan, guna mencegah terjadinya kecelakaan laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…