Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Polres Indramayu Amankan Lima Terduga Pelaku Pengeroyokan di Wilayah Kecamatan Anjatan

×

Polres Indramayu Amankan Lima Terduga Pelaku Pengeroyokan di Wilayah Kecamatan Anjatan

Share this article

 

Indramayu – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, mengamankan lima orang terduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang dokter yang terjadi di Jalan Dusun Karang Malang, Desa Anjatan, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Peristiwa tersebut bermula ketika korban, seorang dokter bernama Baskar (37), mendapat kabar dari istrinya bahwa mobil pribadinya mengalami kerusakan akibat dipukul oleh seseorang yang diduga merupakan perangkat desa.

Tak hanya itu, beberapa orang dikabarkan mengejar hingga ke rumah korban.

Mengetahui hal itu, korban segera pulang dari tempatnya bekerja di Rumah Sakit Al Irsyad. Sesampainya di rumah sekitar pukul 14.30 WIB, korban berusaha menanyakan perihal kejadian tersebut kepada istrinya. Namun saat korban mendekati sekelompok orang di depan rumah, tiba-tiba ia dihadang dan dianiaya secara bersama-sama oleh beberapa pria yang tidak dikenalnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian pipi kanan, kening kiri, dan belakang telinga kanan.

Ia kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Anjatan, Polres Indramayu.

Menindaklanjuti laporan polisi, Sat Reskrim Polres Indramayu langsung melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan bukti yang dikumpulkan, kami telah mengamankan lima orang terduga pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, Minggu (26/10/2025).

Kelima orang yang diamankan masing-masing berinisial R (42), H (45), S (41), Su (53), dan T (47), seluruhnya warga Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

Saat ini kelima terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan mendalam di ruang penyidik Sat Reskrim Polres Indramayu.

AKP Arwin menambahkan, dari lokasi kejadian polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain rekaman video peristiwa serta hasil visum dari korban yang memperkuat dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP.

Terpisah Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno juga kembali mengingatkan masyarakat untuk aktif memanfaatkan kanal pelaporan yang tersedia.

“Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp di nomor 081999700110 atau call center 110,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…