Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Polres Ngawi Gelar Penyekatan Jalur Perbatasan pada Penggembira IKS PI

×

Polres Ngawi Gelar Penyekatan Jalur Perbatasan pada Penggembira IKS PI

Share this article

 

NGAWI,BUSERJATIM.COM GROUP – Antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pada rombongan warga penggembira IKS PI Kera Sakti yang hendak menuju dan kembali dari lokasi kegiatan pengesahan di Padepokan Pusat Kera Sakti di Ds. Buduran Kec. Wonosari Kab. Madiun.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Polres Ngawi Polda Jatim melakukan penyekatan jalur perbatasan, pengamanan dan pengawalan serta patroli di berbagai tempat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perbatasan Ds. Legundi Kec. Karangjati, di perempatan Ds. Kedungprahu Kec. Padas, pertigaan Sidowayah Ds. Jenggrik Kec. Kedunggalar, pertigaan Banyakan Ds. Grudo, perbatasan Jatim-Jateng di Ds./Kec. Mantingan, terminal bus Gendingan Kec. Widodaren.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (13/8/2024) dari mulai pukul 13.00 WIB hingga Rabu (14/8/2024) dini hari.

Sebelum dilaksanakan pengamanan, petugas melaksanakan apel pengamanan yang dilaksanakan di halaman mako Satya Haprabu Polres Ngawi.

Kapolres Ngawi Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Kompol Khristanto mengatakan, penyekatan jalur perbatasan antar wilayah tersebut dilakukan juga dalam rangka kelancaran arus lalu lintas dan antisipasi gangguan Kamtibmas.

“Kami lakukan pengamanan dengan penyekatan di perbatasan dan patroli demi kegiatan masyarakat pengesahan warga baru berjalan aman, lancar dan kondusif,” ujar Kompol Khistanto

Kabag Ops menambahkan bahwa wilayah Polres Ngawi merupakan jalur lintas peserta dan penggembira dari Warga Pencak Silat IKS PI

Kegiatan pengamanan serta penyekatan di perbatasan tersebut, dilaksanakan Polres Ngawi dengan menerjunkan 85 personil yang ditempatkan di tempat tempat rawan.

Ia berharap dengan kegiatan penyekatan ini, kamtibmas di wilayah Ngawi tetap kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan nyaman dan damai. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…