Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Budayawan Asal Majalengka Anteng Sutisna Buka Suara Terkait Asal Usul Berdirinya Majalengka, 11 Februari Sebagai Hari Jadi Majalengka

×

Budayawan Asal Majalengka Anteng Sutisna Buka Suara Terkait Asal Usul Berdirinya Majalengka, 11 Februari Sebagai Hari Jadi Majalengka

Share this article

Majalengka – Budayawan Majalengka dan juga Anggota DPR RI H. Ateng Sutisna buka suara terkait Penetapan 11 Februari sebagai hari jadi kabupaten majalengka di tegakan bukan sekedar keputusan administratif semata, melainkan hasil kajian mendalam para ahli sejarah.

Ateng Sutisna Tegasnya bahwa berdasarkan penelusuran sejarah awal mulai berdirinya majalengka merajuk kuat pada bulan Februari temuan para ahli inilah yang kemudian menjadi landasan kesepakatan bersama dalam pembahasan di DPRD hingga akhirnya ditetapkan secara resmi.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

“Asal usul berdirinya majalengka ini berpijak pada kajian ahli sejarah, bukan hanya berdasarkan surat keputusan pembentukan kabupaten dari kajian itulah di simpulkan bahwa titik awal majalengka berasa di bulan Februari di pilih berdasarkan kesepakatan yang telah di sahkan melalui sidang paripurna DPRD pada tahun sebelumnya. ” Tegas Budayawan majalengka Ateng Sutisna saat di wawancara media pada Sabtu 31 Januari 2026.

Ateng Sutisna mengatakan momentum peringatan hari jadi ini mampu mematikan rasa memiliki dan kepedulian seluruh warga majalengka termasuk mereka yang kini menetap. Menekankan pentingnya kontribusi nyata dari putra daerah untuk kemajuan tanah kelahiran.

“Saya berharap peringatan hari jadi menjadi pengingat bagi seluruh warga majalengka termasuk yang di luar Daerah untuk kembali menoleh dan ikut membangun kampung halaman. “Ujarnya

Ateng Sutisna menjelaskan potensi besar majalengka yang kini mulai di lirik oleh pihak luar, ia mencontohkan inisiatif pengembangan sektor perikanan hias seperti budi daya ikan hias seperti budidaya ikan koi yang dilakukan pihak non lokal karena melihat kelestarian alam majalengka yang masih asri.

“Majalengka memiliki alam yang potensial untuk pengembangan satwa bernilai ekonomi tinggi jika pihak luar sajah tertarik maka warga asli majalengka terutama para tokoh, pejabat, dan pengusaha sukses, ikuti ambil bagian dalam membangun daerah sendiri. ” Ucap Budayawan majalengka. ***(kodir).