PPNews.id | Lumajang – Upaya memperkuat kebersamaan di internal organisasi terus dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Lumajang. Salah satunya melalui kegiatan kopi darat (kopdar) dan silaturahmi yang digelar di kawasan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lumajang.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 orang yang terdiri atas jajaran pengurus dan anggota DPC MADAS Lumajang. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban.
Bukan sekadar ajang berkumpul, kopdar tersebut dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi antara pengurus dan anggota. Sejumlah hal terkait keberlangsungan organisasi serta rencana kegiatan ke depan turut menjadi pembahasan.
Ketua DPC MADAS Lumajang, H. Moh. Zaini, menilai pertemuan secara langsung memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antarpengurus dan anggota.
Ia menekankan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan, melainkan juga sejauh mana seluruh anggotanya mampu menjaga persatuan dan komunikasi.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita terus menjaga kebersamaan dan kekompakan. Kalau kita bersatu, organisasi akan tetap solid dan berbagai program bisa dijalankan dengan baik,” ujar H. Moh. Zaini.
Menurutnya, silaturahmi menjadi salah satu sarana untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi. Karena itu, komunikasi antarelemen MADAS diharapkan tidak berhenti dalam kegiatan kopdar.
Wakil Ketua Pusiri juga mengingatkan pentingnya menjadikan silaturahmi sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan organisasi.
Ia berharap hubungan harmonis antara pengurus dan anggota terus dipelihara sehingga setiap persoalan maupun agenda organisasi dapat dikomunikasikan secara terbuka.
“Silaturahmi seperti ini jangan hanya dilakukan sesekali. Hubungan yang baik harus terus dirawat agar persatuan dan kekompakan tetap terjaga,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPC MADAS Lumajang Muhammad Abil Qosim, S.Pd., menegaskan bahwa kekompakan menjadi modal penting dalam menjalankan organisasi.
Ia meminta seluruh jajaran tetap berjalan dalam satu arah dan menjaga komunikasi agar setiap agenda yang telah direncanakan dapat terlaksana secara maksimal.
“Pengurus dan anggota harus tetap kompak. Silaturahmi jangan sampai terputus dan kita harus tetap satu komando dalam menjalankan organisasi,” tegas Muhammad Abil Qosim.
Di sisi lain, DPC MADAS Lumajang mulai menyiapkan sejumlah agenda untuk dilaksanakan ke depan. Program yang disiapkan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan internal organisasi, tetapi juga diarahkan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Muhammad Abil Qosim mengatakan, keberadaan MADAS diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya memperkuat persaudaraan, tetapi juga mendorong lahirnya kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Ke depan kami ingin organisasi ini semakin aktif dan keberadaannya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Suasana kopdar di kawasan JLS Lumajang terlihat berlangsung cair. Para peserta saling berinteraksi, bertukar informasi, dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan organisasi.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan personal di antara anggota yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar MADAS Lumajang.
Bagi jajaran DPC MADAS Lumajang, kebersamaan menjadi fondasi yang harus terus dijaga seiring dengan perkembangan organisasi.
Dengan komunikasi yang semakin terbuka dan hubungan yang semakin erat, jajaran MADAS Lumajang optimistis dapat menjalankan berbagai agenda secara lebih terarah.
Kopdar itu pun menjadi momentum untuk menyatukan kembali semangat seluruh pengurus dan anggota dalam menjaga eksistensi organisasi.
DPC MADAS Lumajang berkomitmen mempertahankan soliditas internal sembari mendorong program-program yang memiliki nilai sosial dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Melalui semangat persaudaraan, komunikasi dan kebersamaan tersebut, MADAS Lumajang ingin memastikan bahwa organisasi tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. (syl)














