Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Pelni Sorong Tetapkan Gereja Pantekosta sebagai Penerima Bantuan DPN

×

Pelni Sorong Tetapkan Gereja Pantekosta sebagai Penerima Bantuan DPN

Share this article
Oplus_131072

SORONG PBD, BUSERJATIM.COM GROUP (03/10/25) — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Sorong terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melaksanakan survei (Peninjauan) ke lokasi penerima Dana Pembangunan Nasional (DPN) yang bersumber dari TJSL pusat.

Survei (Peninjauan) yang dilaksanakan pada 24 September 2025, lalu dipimpin langsung oleh Wyllmar Saribunga Pasangka, selaku Kepala Bagian Keuangan dan Sumber Daya Manusia & Umum (SMDU), yang hadir mewakili Kepala Cabang Pelni Sorong, Duta Kusuma Putra, SE. Dua lokasi rumah ibadah yang disurvei adalah Masjid Al-Ikhlas di Aimas, Kabupaten Sorong, dan Gereja Pantekosta di Jalan Arteri, Kelurahan Sawagumu, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Kedua tempat ibadah ini sebelumnya diusulkan untuk menerima masing-masing bantuan senilai Rp100 juta, sebagai bagian dari dukungan Pelni terhadap pembangunan infrastruktur sosial dan keagamaan di wilayah operasionalnya, khususnya di Papua Barat Daya.

Namun, hasil verifikasi di lapangan menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian data administratif pada salah satu calon penerima, yaitu Masjid Al-Ikhlas. Berdasarkan prosedur dan standar evaluasi yang ditetapkan oleh tim TJSL pusat, hanya Gereja Pantekosta Sorong yang dinilai memenuhi seluruh syarat administratif dan teknis, sehingga resmi ditetapkan sebagai penerima bantuan DPN tahun 2025.

Wyllmar Saribunga Pasangka menyampaikan bahwa keputusan ini bukan bentuk pengabaian terhadap usulan lainnya, melainkan bagian dari proses seleksi yang ketat demi menjaga akuntabilitas dan ketepatan sasaran program TJSL. Ia juga menambahkan bahwa penyaluran bantuan akan dilakukan secara simbolis dalam waktu dekat, langsung kepada pihak pengelola Gereja Pantekosta.

“Kami dari Pelni Sorong memastikan bahwa program TJSL ini dijalankan dengan prinsip transparansi, objektivitas, dan kebermanfaatan maksimal bagi masyarakat. Bantuan ini merupakan wujud komitmen kami untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya sebagai perusahaan transportasi laut, tapi juga sebagai agen pembangunan,” ujar Wyllmar.

Program TJSL PT Pelni (Persero) selama ini telah dikenal aktif dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan, sosial, lingkungan, dan keagamaan. Di wilayah Indonesia timur seperti Papua Barat Daya, Pelni menjadi salah satu BUMN yang secara konsisten mendukung pertumbuhan dan pemerataan pembangunan melalui berbagai bentuk bantuan dan kolaborasi lintas sektor.

Dengan ditetapkannya Gereja Pantekosta Sorong sebagai penerima bantuan ini, diharapkan pembangunan rumah ibadah tersebut dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi umat serta komunitas lokal.

 

(Timo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir. Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali. “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026) Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.
Uncategorized

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan…