Polri Untuk Indonesia
DAERAH

Sosialisasi DPR RI Bersama Direktorat Jendral Pengelolaan Sampah Limbah, Bahan Beracun, Dan Berbahaya Di Majalengka

×

Sosialisasi DPR RI Bersama Direktorat Jendral Pengelolaan Sampah Limbah, Bahan Beracun, Dan Berbahaya Di Majalengka

Share this article

Majalengka – Anggota DPR RI Dapil SMS (Sumedang, Majalengka, Subang) Sosialisasi Penanganan Sampah
Bersama DPR RI dengan Direktorat jendral pengelolaan sampah limbah,bahan beracun, dan berbahaya di kabupaten majalengka Tahun 2024,yang bertempat di Aula Hotel Noni kabupaten majalengka.”Selasa (02/07/2024)

Politisi Fraksi PDI Perjuangan Dapil SMS (Sumedang, Majalengka, Subang) Dr.H.Sutrinso,.S.E,.M.Si Menyampaikan peta jalan (roadmap) untuk penanganan sampah jangka panjang yang menyangkut peningkatkan kasadaran masyarakat. Edukasi secara terus menerus harus dilakukan baik di sekolah, rumah tangga, dan masyarakat.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Tak hanya itu peraturan yang kuat untuk pengurangan sampah juga sangat dibutuhkan perlunya kebijakan kantong plastik berbayar atau larangan penggunaaan kantong belanja plastik sekali pakai. Adapun jangka pendeknya saat ini bisa dengan optimalisasi penampungan di TPST Heuleut. “Ujarnya

Di sisi lain Politisi Fraksi PDIP ini, menilai di level provinsi, di area perkotaan saat ini masih sering ditemukan sampah di jalan maupun tempat penampungan yang penuh, Pemerintah perlu memberikan honor kepada para petugas pengambil sampah sebagai salah satu upaya mencegah buang sampah sembarangan.

Menurut kami perlu ada stimulan atau honor untuk para petugas pengambil sampah rumah tangga, di level RT, RW dan kampung. Ini supaya masyarakat tidak buang sembarangan.”ungkap sutrisno

Sutrisno meyakini dengan adanya dana stimulan atau honor tersebut maka para petugas pengambil sampah akan menjalankan tugasnya dengan baik khususnya pengambilan sampah dengan sistem terpilah. “Selama ini warga sudah diminta memilah, akan tetapi (saat) di (tempat) pembuangan dicampur lagi. Ini perlu jadi perhatian, sehingga perlu ada petugas khusus memilah.

“Menegaskan dirinya banyak mendapatkan aspirasi dari masyarakat terkait penanganan sampah di majalengka. Hal ini kembali mencuat setelah rencana penutupan TPST secara permanen, sehingga banyak ditemukan sampah di pinggir jalan, salah satunya di perbatasan antara Kota/Kabupaten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *