Majalengka – Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka membuka program beasiswa peningkatan keterampilan masyarakat kurang mampu melalui program pelatihan vokasi Tahun 2026. Yang bertempat di BLK Cakraningrat, Kelurahan Cikasarung, Kacamata Majalengka, Kabupaten Majalengka. “Senin (07/09/2026)Majalengka
Kegiatan tersebut sebagai bentuk Program Bupati Majalengka untuk mendorong penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan keterampilan kerja generasi muda di Kabupaten Majalengka.
Dalam Sambutannya,Bupati Majalengka H. Eman Suherman menyampaikan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Tahun 2026 ini dirancang untuk memberikan akses pelatihan keterampilan berbasis kompetensi bagi para penerima manfaat.
“Melalui sinergi dengan BLK Cakraningrat, para peserta diharapkan dibekali keahlian praktis yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja maupun wirausaha mandiri guna menekan angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”katanya

Eman Suherman menjelaskan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS tidak hanya diarahkan untuk memberikan pelatihan, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun kemandirian ekonomi penerima manfaat.
“Melalui keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat untuk memasuki dunia kerja serta mampu meningkatkan kualitas kehidupan mereka dan keluarganya.” Ujar Bupati Majalengka Eman Suherman
Eman Suherman menegaskan program tersebut, total terdapat 120 peserta calon penerima beasiswa vokasi BAZNAS. pelatihan dilaksanakan secara bertahap, dengan 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu pekan pada tahap awal. Baznas Majalengka juga telah menyiapkan offtaker atau pihak yang akan menyerap tenaga kerja hasil pelatihan. Di antaranya PT HAG dan Glory. Sementara 60 peserta lainnya nantinya akan diarahkan untuk disalurkan ke perusahaan lainya Jumlahnya 120.
“Hari ini dimulai proses pelatihan selama satu minggu untuk 60 peserta. Untuk setiap peserta, dukungan anggaran program mencapai Rp1.980.000. Anggaran tersebut diberikan dalam bentuk pembiayaan program pelatihan selama tujuh hari, bukan berupa uang tunai yang diberikan langsung kepada peserta. Jika dihitung secara keseluruhan, program pelatihan bagi 120 peserta tersebut menyerap anggaran sekitar Rp177,6 juta.”pungkasnya
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengatakan program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara BAZNAS RI, Pemerintah Kabupaten Majalengka, program ini berawal dari silaturahmi antara Bupati Majalengka, BAZNAS, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta jajaran OPD. Dari pertemuan tersebut, muncul gagasan untuk mencari solusi terhadap masih banyaknya calon tenaga kerja yang belum mendapatkan kesempatan bekerja.
“BAZNAS Kabupaten Majalengka merasa bersyukur dan gembira karena BAZNAS Republik Indonesia memberikan sebuah amanat besar,peserta pelatihan secara khusus direkrut dari masyarakat yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dengan demikian, para peserta yang mengikuti program tersebut merupakan kelompok mustahik yang dinilai membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi.”Ucapnya
Ia menegaskan pelatihan vokasi tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menjadi bekal bagi peserta untuk mendapatkan pekerjaan maupun membuka peluang usaha secara mandiri.
“Harapannya, bukan hanya sekadar membekali keilmuannya, tetapi mudah-mudahan menjadi bekal untuk kehidupan, baik ketika mandiri berwirausaha maupun menjadi bagian dari kebutuhan perusahaan,” Tegas Agus Asri Sabana
Agus Asri Sabana menjelaskan program Ini langkah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam membuka akses pekerjaan bagi masyarakat. Salah satunya melalui program Matahati yang diluncurkan dalam 100 hari kerja pemerintahan Bupati Majalengka. Program Matahati dinilai memberikan ruang yang lebih terbuka dan inklusif bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di Kabupaten Majalengka melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang bisa mengurangi jumlah pengangguran di Kabupaten Majalengka.
Apresiasi kepada Bupati Majalengka serta BAZNAS Republik Indonesia atas dukungan terhadap program tersebut. menilai sinergi melalui komunikasi dan silaturahmi menjadi salah satu kunci dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Terima kasih Pak Bupati yang selalu menginspirasi kami. Terima kasih juga kepada BAZNAS Republik Indonesia. Ternyata kunci dari semua itu adalah silaturahmi. Dengan bersilaturahmi, semuanya bisa cair,”Ujarnya.***(kodir).














