Polri Untuk Indonesia
TNI POLRI

Polres Probolinggo Kota Satukan Tokoh Lintas Agama dalam Doa untuk Negeri

×

Polres Probolinggo Kota Satukan Tokoh Lintas Agama dalam Doa untuk Negeri

Share this article

PPNews.id | Probolinggo – Kerukunan antarumat beragama dan stabilitas keamanan menjadi perhatian bersama dalam kegiatan Doa Kebangsaan untuk Negeri yang diinisiasi Polres Probolinggo Kota di Ruang Lounge Pemerintah Kota Probolinggo, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang digelar selama satu setengah jam, mulai pukul 09.00 WIB, tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, TNI, lembaga penegak hukum, hingga perwakilan organisasi keagamaan dan tokoh lintas agama.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra, S.H., S.I.K., hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Budiono Wirawan, S.Sos., M.Si. Sejumlah pejabat utama kepolisian, perwakilan MUI dan FKUB, serta tokoh agama Islam, Hindu, Katolik, Protestan, dan Buddha turut mengikuti rangkaian kegiatan.

Doa kebangsaan tersebut menjadi ruang kebersamaan bagi berbagai elemen untuk memperkuat komitmen menjaga persatuan, menciptakan suasana masyarakat yang harmonis, serta mendukung pembangunan daerah agar berjalan secara berkelanjutan.

Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya menjaga keutuhan bangsa perlu dibarengi dengan kebersamaan dan kesadaran seluruh pihak untuk merawat kerukunan.

Ia berharap Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, dan keberkahan, sekaligus dijauhkan dari berbagai persoalan yang dapat memicu perpecahan. Menurutnya, suasana masyarakat yang harmonis merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Budiono juga menyoroti perlunya memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pemuka agama, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan sosial yang sehat sekaligus mempertahankan kondisi Kota Probolinggo agar tetap aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian. Partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pemangku kepentingan juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.

Menurut Kapolres, komunikasi yang terbuka, hubungan silaturahmi yang terpelihara, serta koordinasi yang baik antarelemen merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di tengah masyarakat.

Ia turut menyampaikan harapan agar para ulama, tokoh lintas agama, dan tokoh masyarakat senantiasa memberikan dukungan serta doa dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen Polri untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara profesional, humanis, dan berkeadilan.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, doa bersama dipimpin secara bergantian oleh perwakilan lima agama. Momentum tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap keberagaman sekaligus ungkapan harapan bersama bagi keselamatan bangsa dan terjaganya kedamaian di lingkungan masyarakat.

Doa juga dipanjatkan agar situasi keamanan tetap terkendali dan berbagai program pembangunan, khususnya di Kota Probolinggo, dapat berlangsung dengan lancar demi kepentingan masyarakat luas.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Probolinggo Kota bersama pemerintah daerah, TNI, lembaga terkait, serta tokoh lintas agama diharapkan semakin mempererat hubungan kemitraan dalam menjaga toleransi dan persatuan.

Semangat yang dibangun dalam doa kebangsaan ini diharapkan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, seperti saling menghormati perbedaan, mengedepankan dialog ketika menghadapi persoalan, serta berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. (saila)