Majalengka – Mengantisipasi dampak potensi krisis pangan dan energi akibat geopolitik dunia yang kian memanas, jajaran TNI bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat memperkuat ketahanan ekonomi warga. Langkah konkret ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Verifikasi dan Validasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Aula Sindang Kamulyan Kodim 0617/Majalengka, Selasa (20/10/2026).
Rapat krusial ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim 26 Verifikasi & Validasi KDKMP Mabes TNI dan dihadiri oleh jajaran petinggi militer serta instansi terkait, di antaranya Waasops Kasal Laksma TNI Daru Cahyo Sumirat, Kolonel Inf Wirawan Eko Prasetyo, Kasdim 0617/Mjl Mayor Inf Sugianto, Kadis DK2UKM Majalengka Solehudin, perwakilan PT Agrinas, Pertamina, Pupuk Urea, hingga para Kepala Desa dan Manager KDKMP se-Kabupaten Majalengka.
Ketua Tim 26 Verifikasi dan Validasi KDKMP Mabes TNI menegaskan bahwa kehadiran tim pusat di Majalengka bertujuan untuk memastikan program strategis nasional yang diinstruksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto ini berjalan riil di lapangan.
“Kedatangan kami untuk meyakinkan bahwa KDKMP ini bukan bangunan fiktif. Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja akibat konflik global seperti Perang Rusia-Ukraina hingga ketegangan di Selat Taiwan yang memicu gangguan rantai pasok pangan serta energi. Koperasi Desa ini adalah benteng gotong royong warga untuk menghadapi ancaman krisis tersebut,” tegas Katim 26 Mabes TNI dalam sambutannya.
Tim 26 Mabes TNI bahkan telah merambah ke 20 titik KDKMP di wilayah Kabupaten Majalengka untuk melakukan pengecekan faktual secara objektif dan jujur.
Dandim 0617/Majalengka melalui Kasdim Mayor Inf Sugianto menyampaikan bahwa verifikasi dan validasi ini merupakan fondasi utama sebelum program melangkah ke tahapan operasional penuh.
“Verifikasi ini bukan sekadar pemeriksaan administrasi, melainkan langkah penting untuk menyamakan data dengan kondisi faktual di lapangan. Kita ingin keberadaan KDKMP di Majalengka memberikan manfaat nyata, menghidupkan ekonomi desa, dan dikelola secara transparan serta akuntabel,” ujar Kasdim membaca sambutan Dandim.
Dari hasil verifikasi dan validasi yang dipaparkan oleh Tim Verifikasi Mabes TNI, ditemukan beberapa catatan strategis yang akan segera ditindaklanjuti secara bersama-sama lintas sektor:
* Aspek Infrastruktur dan Bangunan: Percepatan penyelesaian fisik, jaringan listrik, dan fasilitas penunjang di sejumlah lokasi.
* Aspek Sumber Daya Manusia (SDM): Pemenuhan posisi manajer/pengelola koperasi pada dua titik lokasi serta kesiapan tenaga operasional.
* Aspek Logistik dan Rantai Pasok: Kepastian distribusi komoditas dan kelengkapan 7 jenis barang/sarana pendukung di 20 titik sasaran agar operasional berjalan optimal.
Langkah tindak lanjut akan segera dirumuskan dengan menetapkan target penyelesaian yang jelas, pembagian tugas antardinas/instansi, serta jadwal evaluasi berkala.
Melalui sinergi yang solid antara TNI, Pemkab Majalengka, BUMN, dan pemerintah desa, KDKMP diharapkan siap menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong yang tahan terhadap gejolak ekonomi global. (Pendim_0617)














