Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Habibie Nyatakan Siap Maju di Musda KNPI Majalengka: KNPI Harus Jadi Rumah Besar Pemuda

×

Habibie Nyatakan Siap Maju di Musda KNPI Majalengka: KNPI Harus Jadi Rumah Besar Pemuda

Share this article

MAJALENGKA — Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Majalengka, Muhammad Habibie, M.Hum, menyatakan kesiapannya untuk maju dalam pencalonan Ketua DPD KNPI Kabupaten Majalengka periode 2026–2029.

Habibie membawa gagasan “KNPI Rumah Tumbuh Bersama” sebagai visi kepemimpinan ke depan. Ia ingin KNPI tidak sekadar menjadi organisasi kepemudaan, tetapi benar-benar hadir sebagai rumah besar yang mampu menaungi, mempertemukan, dan menguatkan seluruh potensi pemuda di Kabupaten Majalengka.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

«“Saya menyatakan siap maju dalam pencalonan Ketua DPD KNPI Majalengka periode 2026–2029. Gagasan yang saya bawa sederhana: KNPI harus menjadi rumah besar pemuda untuk tumbuh bersama,” ujar Habibie.»

Menurutnya, kekuatan KNPI bukan terletak pada siapa yang menjadi ketua, melainkan pada seberapa kuat seluruh organisasi kepemudaan dapat berjalan bersama.

Untuk itu, Habibie membawa tiga semangat utama:

Saling Menjaga. Saling Merawat. Saling Membesarkan.

“Saling menjaga artinya kita menjaga marwah dan kehormatan organisasi. Saling merawat artinya kita merawat kebersamaan dan persaudaraan antarpemuda. Dan saling membesarkan artinya ketika satu pemuda maju, maka yang lain ikut mendorong, bukan justru menjatuhkan,” jelasnya.

Habibie menilai, pemuda Majalengka saat ini berada pada momentum penting. Perkembangan kawasan industri, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, pertumbuhan ekonomi, perkembangan UMKM, ekonomi kreatif, hingga transformasi digital membuka peluang besar bagi generasi muda.

Namun, peluang tersebut menurutnya harus diikuti dengan penguatan kapasitas dan keberanian pemuda untuk mengambil peran.

«“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton dari perubahan Majalengka. Pemuda harus menjadi pelaku dan bagian dari perubahan itu sendiri,” tegasnya.»

Karena itu, KNPI ke depan harus mampu menjadi ruang kolaborasi dan rumah bersama, tempat OKP, komunitas, mahasiswa, pelaku usaha muda, aktivis, santri, dan berbagai kelompok kepemudaan dapat bertemu serta membangun agenda bersama.

“Jangan sampai KNPI hanya menjadi rumah bagi segelintir orang. KNPI harus menjadi rumah besar yang pintunya terbuka bagi seluruh pemuda Majalengka,” katanya.

Bukan Sekadar Kontestasi

Habibie menegaskan bahwa pencalonannya bukan semata-mata tentang perebutan posisi ketua.

Menurutnya, Musda KNPI harus menjadi momentum untuk menentukan arah gerakan kepemudaan Majalengka dalam tiga tahun ke depan.

«“Saya tidak ingin Musda hanya menjadi pertarungan siapa menang dan siapa kalah. Setelah Musda selesai, kita semua tetap pemuda Majalengka. Karena itu, yang harus kita bangun adalah persatuan dan kekuatan bersama,” ujarnya.»

Ia pun mengajak seluruh OKP dan elemen kepemudaan untuk menjadikan momentum Musda sebagai ruang adu gagasan, bukan adu kepentingan.

“Kalau saya diberi amanah, saya ingin kita membangun KNPI dengan semangat kolaborasi. Tidak ada istilah kelompok saya atau kelompok kamu. Yang ada adalah kita, pemuda Majalengka,” tambahnya.

Dengan membawa tagline “KNPI Rumah Tumbuh Bersama”, Habibie menyatakan siap berkontestasi dan menawarkan model kepemimpinan yang mengedepankan kolaborasi, kebersamaan, dan keberpihakan terhadap pengembangan potensi pemuda.

«“Mari kita jadikan KNPI sebagai rumah tempat kita saling menjaga, saling merawat, dan saling membesarkan. Karena ketika pemuda bersatu dan tumbuh bersama, Majalengka akan tumbuh lebih besar,” pungkas Habibie.***(kodir).