PPNews.id | Probolinggo – Menjaga keamanan dan ketertiban tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan hubungan yang kuat antara kepolisian dan masyarakat. Semangat tersebut menjadi landasan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra saat melaksanakan program Subuh Keliling di Masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Nurus Salafiyah, Kota Probolinggo, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, itu menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 03.50 WIB dan berakhir pukul 06.00 WIB. Kapolres hadir bersama Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Wiwin Rusly, Kasi Humas, jajaran pejabat utama Polres Probolinggo Kota, serta Kapolsubsektor Kanigaran Ipda Iwan Hardi.
Pengasuh Ponpes Nurus Salafiyah, Ustaz Mahali, menyambut kedatangan rombongan bersama sekitar 100 santri. Kebersamaan diawali dengan salat Subuh berjemaah yang dipimpin Ustaz Halim, sebelum dilanjutkan dengan penyampaian pesan kamtibmas dan ramah tamah.
Dalam kesempatan itu, AKBP Lucky menempatkan komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui pertemuan langsung di lingkungan pesantren, ia berharap hubungan antara aparat, ulama, dan warga semakin terbuka sehingga berbagai persoalan keamanan dapat dibicarakan bersama.
Kapolres yang baru bertugas di Kota Probolinggo tersebut juga memperkenalkan semangat kerja melalui tagline “Polisi Bersama Masyarakat”. Prinsip ini menegaskan pentingnya keterlibatan publik dalam mendukung terciptanya ketertiban di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurut Lucky, keberadaan polisi perlu diiringi dengan dukungan masyarakat agar upaya menjaga keamanan dapat berjalan secara optimal. Peran para kiai dan tokoh agama dinilai penting dalam menumbuhkan kesadaran sosial, memperkuat kerukunan, serta mendorong masyarakat berpartisipasi menjaga lingkungan.
“Keamanan dan ketertiban di Kota Probolinggo membutuhkan kerja sama, doa, dan dukungan dari para ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga. Karena itu, kami ingin membangun komunikasi yang baik agar aspirasi maupun persoalan yang berkaitan dengan kamtibmas bisa disampaikan secara langsung,” ujar Lucky.
Ia juga mengajak para santri dan jemaah untuk menjadi bagian dari upaya menjaga suasana damai di lingkungan masing-masing. Kepedulian terhadap kondisi sekitar dan terpeliharanya hubungan baik antarwarga menjadi hal yang perlu terus ditumbuhkan.
Sebagai bentuk perhatian kepada lingkungan pendidikan pesantren, Kapolres menyerahkan bingkisan berupa sarung dan buku tulis kepada para santri. Agenda kunjungan kemudian diteruskan dengan pengecekan SPPG 03 Ponpes Nurus Salafiyah.
Menjelang berakhirnya kegiatan, Lucky menyampaikan permohonan dukungan serta doa restu dari para ulama dan masyarakat. Ia berharap seluruh personel Polres Probolinggo Kota senantiasa diberi kelancaran dalam menjalankan tugas pelayanan dan menjaga keamanan daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan kepolisian dengan berbagai unsur masyarakat. Melalui silaturahmi yang berkelanjutan, Polres Probolinggo Kota berharap tercipta komunikasi yang semakin kuat antara polisi dan warga demi mendukung situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan harmonis. (Syl)














