PPNews.id | Probolinggo – Upaya pengendalian kebakaran langsung dilakukan aparat gabungan setelah terdeteksi adanya titik api di kawasan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT), Kabupaten Probolinggo, Rabu (12/8/2026). Penanganan cepat dilakukan guna mengantisipasi meluasnya kebakaran ke sejumlah area yang berdekatan dengan lokasi kejadian.
Personel Polres Probolinggo bersama tim gabungan diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pemadaman sekaligus memetakan area yang berpotensi terdampak. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap ancaman kebakaran yang muncul di kawasan pegunungan dengan kondisi vegetasi yang relatif kering.
Wakapolres Probolinggo Kompol Yanuar Rizal Ardhianto mengatakan bahwa seluruh unsur yang terlibat langsung bergerak menuju lokasi sesaat setelah menerima informasi mengenai kemunculan titik api.
Menurutnya, proses pemadaman diperkuat dengan dukungan kendaraan pemadam kebakaran hutan dan lahan milik Samapta Polda Jawa Timur yang diterjunkan ke lokasi untuk membantu pengendalian api.
“Kami fokus melakukan upaya pemadaman dan pembatasan area agar api tidak merambat ke wilayah lain. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Seruni Point,” kata Kompol Yanuar Rizal Ardhianto.
Ia menjelaskan, selain melakukan pemadaman secara langsung, petugas juga melakukan pengawasan di sejumlah titik sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada percikan api yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan.
Kawasan JLKT sendiri dikenal sebagai jalur yang berada di sekitar area wisata Bromo dan memiliki hamparan vegetasi yang pada musim kemarau cukup rentan terhadap kebakaran. Karena itu, proses pengendalian dilakukan secara maksimal untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Kompol Rizal juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran, terutama saat beraktivitas di kawasan terbuka yang dipenuhi rumput dan semak kering.
“Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Apabila menemukan adanya titik api atau asap, segera informasikan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujarnya.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi guna memastikan kondisi benar-benar aman. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kawasan sekitar JLKT tetap terlindungi dari ancaman kebakaran yang dapat mengganggu lingkungan maupun aktivitas wisata.
Polres Probolinggo menegaskan akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam penanganan kebakaran lahan maupun hutan, sehingga setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan tepat sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar. (Septyan)














