Polri Untuk Indonesia
TNI POLRI

Jelang Panen November, Polisi Cek Lahan Jagung 3.300 Meter Persegi di Jrebeng Lor

×

Jelang Panen November, Polisi Cek Lahan Jagung 3.300 Meter Persegi di Jrebeng Lor

Share this article

PPNews.id | Probolinggo – Masa panen tanaman jagung di Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, diperkirakan tinggal beberapa pekan lagi. Untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan sesuai harapan, kepolisian melakukan pemantauan langsung terhadap lahan pertanian milik warga.

Lahan seluas kurang lebih 3.300 meter persegi di Jalan Sunan Drajat menjadi lokasi monitoring Bhabinkamtibmas Kelurahan Jrebeng Lor Briptu Fadhilah K, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Tanaman yang dibudidayakan di lahan tersebut merupakan jagung varietas Pertiwi 6. Berdasarkan catatan, proses penanaman dilakukan pada 9 Agustus 2026 oleh Taufik selaku pemilik lahan yang tergabung dalam Kelompok Tani Pakis Jaya.

Hasil pemantauan menunjukkan kondisi tanaman terus berkembang menuju masa produksi. Jika tidak terdapat kendala berarti, jagung tersebut ditargetkan dapat dipanen sekitar 10 November 2026.

Potensi produksi dari lahan tersebut diperkirakan berkisar antara 2,1 hingga 2,4 ton. Angka itu menjadi gambaran sementara hasil yang diharapkan dari budidaya jagung yang dilakukan petani setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Briptu Fadhilah tidak hanya melakukan pengecekan secara langsung terhadap tanaman. Petugas juga mengajak pemilik lahan berdiskusi untuk mengetahui kondisi pertanian, termasuk proses pemeliharaan dan berbagai kemungkinan persoalan yang dapat memengaruhi hasil panen.

Interaksi dengan petani menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui komunikasi secara langsung, perkembangan pertanian dapat diketahui sekaligus menjadi ruang bagi petani untuk menyampaikan informasi maupun kebutuhan yang berkaitan dengan kegiatan bercocok tanam.

Kapolsubsektor Kedopok Ipda Hari Dwi Tjahjono menyampaikan bahwa keterlibatan polisi dalam pemantauan pertanian merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan.

“Kami berharap pengelolaan lahan dilakukan dengan baik sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan hasil panen nantinya juga maksimal,” ujar Hari.

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani juga diarahkan untuk membangun komunikasi dan kemitraan yang berkelanjutan. Dengan demikian, persoalan yang muncul di lapangan dapat segera diketahui dan dikoordinasikan dengan pihak yang berkompeten.

Hari mengimbau para petani agar tidak segan menyampaikan apabila menemukan kendala selama proses budidaya. Komunikasi tersebut dinilai dapat membantu mempercepat koordinasi ketika diperlukan penanganan lebih lanjut.

“Kalau ada kendala di lapangan, jangan ragu disampaikan kepada Bhabinkamtibmas,” katanya.

Di sisi lain, masyarakat di sekitar kawasan pertanian turut diajak berperan menjaga situasi keamanan. Petani diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas serta mempertahankan kerukunan agar kegiatan pertanian berlangsung dalam suasana yang aman dan kondusif.

Pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu memastikan perkembangan tanaman hingga memasuki masa panen. Selain mendukung produktivitas pertanian, kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat di wilayah Kelurahan Jrebeng Lor. (syla)