PPNews.id | Probolinggo – Lahan jagung binaan Polsek Sumberasih, Polres Probolinggo Kota, di Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, mulai memasuki masa panen. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat masyarakat.
Untuk memastikan perkembangan tanaman di lapangan, personel Unit Binmas Polsek Sumberasih melakukan pengecekan langsung pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 10.56 WIB. Lahan seluas dua hektare tersebut merupakan milik Nikrah, warga setempat.
Dalam kunjungan itu, Aiptu Andi Han berkomunikasi dengan pemilik lahan dan Ketua Kelompok Tani (Poktan) Desa Mentor, Snapon. Pembahasan mencakup kondisi tanaman jagung yang telah memasuki tahap panen serta perkembangan proses budidaya sejak awal penanaman.
Kapolsek Sumberasih, AKP Sugeng Apriyanto, menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan.
Ia menegaskan, interaksi langsung dengan kelompok tani diperlukan untuk mengetahui situasi pertanian sekaligus membangun koordinasi apabila terdapat persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
“Anggota kami melakukan pengecekan secara langsung sekaligus menjalin komunikasi dengan petani. Dengan begitu, perkembangan lahan binaan dapat diketahui dan berbagai persoalan yang muncul di lapangan bisa dibicarakan bersama,” jelas Sugeng.
Berdasarkan data yang dihimpun dari hasil pemantauan, jagung di lahan tersebut mulai ditanam pada 5 Juli 2026. Setelah menjalani masa pertumbuhan dan perawatan selama lebih dari tiga bulan, tanaman akhirnya mencapai tahap panen pada 28 Oktober 2026.
Sugeng menyebut kondisi tanaman menunjukkan perkembangan yang baik. Selama proses budidaya berlangsung, pihaknya tidak menerima laporan mengenai hambatan berarti yang mengganggu pertumbuhan tanaman hingga masa panen.
Pendampingan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pemantauan semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat petani. Melalui koordinasi yang berkesinambungan, kelompok tani di wilayah Sumberasih diharapkan semakin termotivasi dalam mengembangkan usaha pertanian.
(Saila)














