Majalengka – Kebahagiaan memancar dari wajah warga Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. Ratusan warga secara resmi menerima sertifikat tanah sah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026.
Penyerahan sertifikat tanah tersebut berlangsung khidmat di Aula Desa Leuwikujang pada Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor BPN Kabupaten Majalengka beserta tim, Danramil 1710/Leuwimunding Lettu Cku Munzir, Kapolsek Leuwimunding AKP Kenedy Joko Lelono, perwakilan Camat Leuwimunding (Kasi Trantib), perangkat Desa Leuwikujang, BPD, LPM, serta masyarakat penerima manfaat.
Pemerintah Desa Leuwikujang mengapresiasi penuh atas terealisasinya program prioritas pemerintah ini. Program PTSL dinilai sangat membantu memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah warga yang selama ini diidam-idamkan.
Kapolsek Leuwimunding AKP Kenedy Joko Lelono mengimbau warga agar menjaga dokumen penting tersebut dengan baik dan bijak.
“Setelah sertifikat ini diserahkan, tolong disimpan dan dijaga dengan baik karena ini merupakan dokumen yang sah secara hukum. Program ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dalam memperoleh legalitas tanah,” tegas AKP Kenedy.
Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Majalengka menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran pemerintah desa dan aparat setempat yang telah bersinergi hingga program PTSL berjalan sukses.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pihak desa yang sudah bekerja keras membantu hingga tercapainya target program PTSL ini. Hari ini kita bersama-sama membagikan hasil kerja keras tersebut kepada masyarakat,” ujarnya di hadapan para penerima sertifikat.
Danramil 1710/Leuwimunding Lettu Cku Munzir juga menegaskan TNI siap mendukung penuh pengawalan program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan ketertiban masyarakat di wilayah Leuwimunding.
Melalui penyerahan sertifikat ini, masyarakat Desa Leuwikujang kini tak perlu khawatir lagi akan potensi konflik pertanahan di masa depan. (Pendim_0617)














