Polri Untuk Indonesia
TNI POLRI

1.000 Pohon Ditanam Bareng Destana Mangunharjo, Kodim 0820/Probolinggo Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan

×

1.000 Pohon Ditanam Bareng Destana Mangunharjo, Kodim 0820/Probolinggo Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan

Share this article

PPNews.id | Probolinggo – Upaya memperluas kawasan hijau di Kota Probolinggo terus digerakkan melalui kolaborasi lintas unsur. Kodim 0820/Probolinggo bersama Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Kelurahan Mangunharjo menanam sebanyak 1.000 pohon di kawasan belakang Taman Wisata Study Lingkungan (TWSL), Rabu (9/9/2026) pagi.

Penanaman tersebut digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Kegiatan tidak hanya diarahkan sebagai bentuk perayaan, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan ajakan untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penghijauan.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan tersebut. Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0820/Probolinggo Mayor CAJ Aminudin Abadi memimpin langsung aksi penanaman bersama Camat Mayangan Deus Nawandi, perwakilan Polres Probolinggo Kota, Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama, serta Relawan Destana Kelurahan Mangunharjo.

Kawasan belakang TWSL menjadi lokasi penanaman karena memiliki ruang yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan vegetasi. Bibit-bibit pohon ditanam pada titik yang telah ditentukan dengan melibatkan seluruh peserta.

Tidak sekadar berdiri menyaksikan, jajaran yang hadir ikut turun langsung melakukan penanaman. Aktivitas tersebut sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong dalam menjalankan gerakan penghijauan di wilayah perkotaan.

Kasdim 0820/Probolinggo Mayor CAJ Aminudin Abadi mengatakan, kegiatan penanaman pohon merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

“Melalui penanaman 1.000 pohon ini, kami ingin memberikan kontribusi terhadap lingkungan. Ini juga menjadi bagian dari rangkaian HUT TNI ke-81 yang kami harapkan memiliki manfaat jangka panjang,” ujar Aminudin.

Ia menjelaskan, penghijauan merupakan investasi lingkungan yang hasilnya tidak selalu dapat dirasakan secara langsung. Pohon yang ditanam hari ini membutuhkan waktu untuk tumbuh, tetapi nantinya dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Menurut Aminudin, keberadaan pepohonan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan nyaman. Karena itu, kegiatan penanaman perlu dibarengi dengan kesadaran untuk memelihara dan menjaga tanaman dari berbagai gangguan.

“Kami tidak ingin kegiatan ini hanya berhenti pada seremoni penanaman. Yang paling penting adalah keberlanjutan. Pohon-pohon ini harus dirawat sehingga benar-benar bisa tumbuh dan memberikan manfaat,” tegasnya.

Aminudin juga mengapresiasi keterlibatan Destana Kelurahan Mangunharjo dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, relawan memiliki posisi penting untuk menghubungkan program lingkungan dengan keterlibatan masyarakat di tingkat kelurahan.

Ia berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, relawan dan masyarakat dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif lainnya. Dengan sinergi tersebut, kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan.

Sementara itu, Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama menyebut kegiatan penanaman 1.000 pohon sebagai langkah positif dalam memperkuat kepedulian terhadap lingkungan di wilayahnya.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Kodim 0820/Probolinggo bersama Destana. Ini merupakan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut bertanggung jawab terhadap kawasan di sekitarnya,” kata Ikromi.

Ikromi mengatakan, pemerintah kelurahan akan mendorong masyarakat agar ikut menjaga tanaman yang telah ditanam. Menurutnya, keberhasilan penghijauan bukan hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang masuk ke tanah, tetapi juga bagaimana tanaman tersebut dapat bertahan dan tumbuh.

“Setelah ditanam, kami berharap ada kepedulian bersama untuk melakukan perawatan. Jangan sampai tanaman yang sudah ditanam tidak terpantau. Masyarakat harus ikut menjadi bagian dari proses tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan penghijauan juga dapat menjadi momentum untuk membangun budaya peduli lingkungan. Masyarakat, kata Ikromi, dapat memulainya dari hal sederhana seperti menanam, merawat tanaman, menjaga kebersihan dan tidak merusak ruang hijau.

Ditempat yang sama, Ketua Destana Kelurahan Mangunharjo Rudi Purwanto mengatakan, pihaknya memandang kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata keterlibatan relawan dalam menjaga lingkungan.

“Destana siap berkolaborasi dalam kegiatan penghijauan. Kami melihat lingkungan dan kebencanaan memiliki keterkaitan, sehingga menjaga lingkungan juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang tangguh,” ujar Rudi.

Rudi menjelaskan, keberadaan pohon memiliki manfaat yang luas bagi lingkungan. Oleh karena itu, penanaman 1.000 pohon harus diikuti dengan pengawasan dan pemeliharaan secara bersama-sama.

Ia mengajak masyarakat sekitar untuk ikut menjaga pohon yang telah ditanam agar tidak rusak atau mati. Menurutnya, keterlibatan warga akan menentukan keberhasilan program penghijauan dalam jangka panjang.

“Kami berharap seluruh pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik. Jangan hanya melihat jumlah 1.000 pohon yang ditanam, tetapi mari kita kawal sampai tanaman tersebut benar-benar tumbuh dan memberikan manfaat,” tutur Rudi.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Semangat kebersamaan terlihat dari keterlibatan berbagai unsur dalam satu kegiatan yang memiliki tujuan yang sama.

Bagi TNI, momentum HUT ke-81 menjadi kesempatan untuk memperkuat kehadiran di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan lingkungan. Sementara bagi pemerintah dan relawan, kegiatan tersebut menjadi tambahan energi untuk terus mengembangkan gerakan kepedulian terhadap kawasan hijau.

Penanaman 1.000 pohon di belakang TWSL diharapkan menjadi langkah awal dari kegiatan penghijauan yang lebih berkelanjutan. Perawatan dan pemantauan terhadap tanaman menjadi pekerjaan lanjutan yang tidak kalah penting dibandingkan proses penanaman.

Dengan sinergi antara Kodim 0820/Probolinggo, pemerintah wilayah, kepolisian, Destana dan masyarakat, kawasan tersebut diharapkan semakin hijau dan terawat. Semangat menanam yang dilakukan dalam rangka HUT ke-81 TNI pun diharapkan berkembang menjadi gerakan bersama untuk menjaga lingkungan Kota Probolinggo secara berkesinambungan. (Syl)