Polri Untuk Indonesia
TNI POLRI

Peralatan Pemadam Polda Jatim Bantu Jangkau Lereng Bromo, BPBD Apresiasi Satgas Karhutla

×

Peralatan Pemadam Polda Jatim Bantu Jangkau Lereng Bromo, BPBD Apresiasi Satgas Karhutla

Share this article

PPNews.id | Probolinggo — Karakter medan di kawasan Gunung Bromo yang didominasi lereng dan kawasan pegunungan menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut membuat kesiapan personel sekaligus dukungan peralatan menjadi faktor penting dalam operasi pemadaman.

Kinerja Satgas Karhutla Polda Jawa Timur dalam menghadapi kondisi tersebut mendapat apresiasi dari BPBD Provinsi Jawa Timur. Dukungan peralatan pemadam yang mampu menjangkau area lereng disebut turut membantu proses penanganan kebakaran.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Apresiasi itu disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno saat kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Posko Karhutla, Selasa (18/8/2026).

Satriyo menilai respons cepat personel menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengendalikan kebakaran. Selain kecepatan, koordinasi antarunsur juga diperlukan agar penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Satriyo turut menyampaikan penghargaan kepada Wakapolres Probolinggo Kompol Yanuar Rizal Ardhianto yang memimpin langsung personel saat menjalankan tugas penanganan karhutla.

“Terima kasih kepada Wakapolres Probolinggo yang telah memimpin pasukan di lapangan. Satu unit pemadam yang dimiliki Polda Jatim sangat bagus sekali dan efektif. Daya semprotnya jauh sehingga mampu mencapai lereng,” ujar Satriyo.

Menurutnya, kemampuan peralatan tersebut memberikan dukungan tersendiri bagi petugas, mengingat titik kebakaran berada di kawasan dengan kontur medan yang tidak mudah ditangani.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar menilai proses penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) merupakan hasil kerja bersama.

Selama kurang lebih 15 hari, berbagai unsur yang tergabung dalam Satgas Posko Karhutla menjalankan tugas sesuai peran masing-masing untuk mendukung proses penanganan kebakaran.

“Terima kasih kepada seluruh petugas yang turut serta dalam Satgas Posko Karhutla. Kerja sama dari segala pihak kurang lebih 15 hari ini menunjukkan bahwa kita sepakat lintas sektoral sangat efisien untuk penanganan karhutla di wilayah TNBTS,” kata AKBP Asmida.

Ia menegaskan, kolaborasi menjadi salah satu kekuatan utama dalam menghadapi karhutla, terlebih kawasan TNBTS memiliki kondisi geografis yang membutuhkan penanganan secara terkoordinasi.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada jajaran Polres Probolinggo untuk ikut dalam pengamanan serta penanganan kebakaran di kawasan tersebut.

Komitmen kesiapsiagaan pun kembali ditegaskan. Polres Probolinggo memastikan personelnya siap memberikan dukungan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kepada kami untuk mengamankan dan turut serta dalam penanganan karhutla di wilayah TNBTS. Kapan pun dibutuhkan, 1×24 jam kami akan siap membantu,” pungkasnya.

Evaluasi penanganan karhutla tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur efektivitas kerja Satgas sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga.

Pengalaman selama penanganan kebakaran di Bromo diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana serupa, terutama pada kawasan hutan dan lahan yang memiliki medan sulit serta membutuhkan respons cepat. (syl)