Polri Untuk Indonesia
TNI POLRI

Dari Pocil untuk Generasi Muda, Polres Probolinggo Tanamkan Budaya Tertib di Jalan

×

Dari Pocil untuk Generasi Muda, Polres Probolinggo Tanamkan Budaya Tertib di Jalan

Share this article

PPNews.id | Probolinggo – Pendidikan keselamatan berlalu lintas tidak harus menunggu seseorang cukup umur untuk mengendarai kendaraan. Kesadaran tersebut justru perlu dibangun sejak masa kanak-kanak melalui pembiasaan disiplin dan pemahaman terhadap aturan.

Hal itu menjadi salah satu perhatian Polres Probolinggo dalam pembinaan Polisi Cilik (Pocil). Para anggota Pocil tidak hanya diperkenalkan dengan berbagai ketentuan lalu lintas, tetapi juga diarahkan memiliki karakter disiplin, tanggung jawab dan keberanian menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar menunjukkan perhatian tersebut ketika meluangkan waktu bertemu langsung dengan personel Pocil Polres Probolinggo.

Pertemuan yang berlangsung di Cafe Alino itu dikemas dalam suasana santai melalui makan siang bersama. Kapolres didampingi jajaran Satlantas Polres Probolinggo berinteraksi langsung dengan para Pocil.

Tidak sekadar makan bersama, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada anak-anak agar terus mengembangkan kedisiplinan dan semangat belajar.

AKBP Asmida menyampaikan apresiasi terhadap semangat yang ditunjukkan para personel Pocil selama mengikuti kegiatan pembinaan.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama menjadi Pocil dapat menjadi bekal bagi anak-anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, kedisiplinan seharusnya tidak hanya ditunjukkan ketika mengikuti kegiatan kepolisian. Sikap tersebut harus dibawa ke lingkungan sekolah, keluarga dan pergaulan.

“Teruslah belajar, disiplin dan jadilah contoh yang baik bagi teman-teman di lingkungan masing-masing,” kata AKBP Asmida.

Kapolres juga menempatkan Pocil sebagai salah satu sarana strategis untuk memperkenalkan budaya keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda.

Melalui program tersebut, anak-anak mendapatkan pengalaman mengenai pentingnya menaati aturan, menjaga ketertiban serta memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.

Bagi kepolisian, pembentukan karakter seperti itu penting dilakukan secara konsisten. Anak-anak yang sejak dini terbiasa disiplin diharapkan memiliki kesadaran lebih baik ketika kelak menjadi pengguna jalan.

AKBP Asmida pun mengajak para Pocil tidak berhenti menjadi peserta pembinaan, melainkan mampu membawa pesan positif kepada teman-temannya.

Ia ingin para Pocil memiliki keberanian untuk menjadi contoh dalam menerapkan perilaku tertib berlalu lintas.

“Saya berharap kegiatan Pocil dapat menjadi sarana untuk membentuk karakter anak-anak agar lebih disiplin, bertanggung jawab dan memiliki kesadaran berlalu lintas sejak dini,” ujarnya.

Pesan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa program Pocil memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan sekadar kegiatan pendukung kepolisian.

Anak-anak yang terlibat di dalamnya diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang memahami aturan dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan.

Suasana pertemuan yang berlangsung akrab juga menjadi kesempatan bagi Kapolres untuk membangun komunikasi langsung dengan para Pocil.

Pendekatan semacam ini dinilai penting agar hubungan antara polisi dan generasi muda dapat terbangun secara positif. Anak-anak pun dapat mengenal sosok polisi melalui interaksi yang lebih dekat dan bersahabat.

Jajaran Satlantas Polres Probolinggo turut memberikan dukungan terhadap proses pembinaan tersebut. Pendampingan secara berkelanjutan diharapkan membuat para Pocil semakin percaya diri dan mampu menjalankan perannya dengan baik.

Kapolres berharap semangat para Pocil terus berkembang seiring dengan bertambahnya pengalaman mereka.

“Jadilah generasi yang tertib, berprestasi dan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” pesan AKBP Asmida.

Kegiatan makan siang bersama tersebut akhirnya menjadi ruang sederhana untuk menyampaikan pesan yang lebih besar, yakni pentingnya mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin dan kepedulian sosial.

Polres Probolinggo berharap pembinaan Pocil dapat terus memberikan dampak positif, terutama dalam memperkuat kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Dengan demikian, pesan tertib berlalu lintas tidak hanya datang dari aparat, tetapi juga dapat tumbuh dari anak-anak dan diteruskan kepada lingkungan mereka masing-masing. (Syl)