Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

DPD MADAS Buka Ruang Dialog dengan APPI Jatim, Bahas Penguatan Komunikasi dengan Perusahaan Pembiayaan

×

DPD MADAS Buka Ruang Dialog dengan APPI Jatim, Bahas Penguatan Komunikasi dengan Perusahaan Pembiayaan

Share this article

PPNews.id | Surabaya – Komunikasi antara organisasi masyarakat, asosiasi perusahaan pembiayaan dan pelaku usaha menjadi perhatian dalam pertemuan DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jawa Timur dengan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Jawa Timur.

Pertemuan yang digelar di Polda Jawa Timur, Jumat (2/10/2026), tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk membuka ruang komunikasi antarpihak yang selama ini memiliki keterkaitan dalam berbagai persoalan di lapangan.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Ketua DPD MADAS Jawa Timur, R. Zainal Fatah, hadir bersama jajaran pengurus. Dari APPI Jawa Timur, pertemuan dihadiri Ketua APPI Jawa Timur, Nico, beserta pengurus. Sejumlah perusahaan pembiayaan yang beraktivitas di Jawa Timur turut mengikuti agenda tersebut.

Zainal mengatakan, komunikasi yang terbangun secara langsung menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang lebih tertata. Ia berharap setiap kepentingan yang berkaitan dengan para pihak dapat disampaikan melalui koordinasi yang jelas.

“Kerja sama dan koordinasi menjadi hal yang penting. Dengan adanya komunikasi yang baik, setiap persoalan maupun kepentingan yang berkaitan dapat dibicarakan dan ditata bersama dengan baik,” ujarnya.

Menurut dia, hubungan antara MADAS dengan APPI maupun perusahaan pembiayaan perlu diarahkan pada pola komunikasi yang profesional. Dengan demikian, apabila muncul persoalan di lapangan, pembahasan dapat dilakukan dengan mengedepankan dialog dan mencari jalan keluar secara bersama-sama.

Sementara itu, Sekretaris DPD MADAS Jawa Timur, Imron Rosadi, turut menjelaskan mengenai keberadaan organisasi serta LPK MADAS. Ia menyebut MADAS memiliki legalitas organisasi, sedangkan LPK MADAS menjalankan fungsi yang berkaitan dengan perlindungan dan pendampingan konsumen sesuai ketentuan yang berlaku.

“Legalitas MADAS maupun LPK MADAS menjadi bagian penting dalam membangun kerja sama. Harapannya, komunikasi antara MADAS, APPI dan perusahaan pembiayaan di Jawa Timur dapat berjalan lebih baik, terkoordinasi, serta tetap berada dalam satu jalur komunikasi yang jelas,” kata Imron.

Keberadaan LPK MADAS, lanjut Imron, diharapkan dapat menjadi bagian dari komunikasi ketika terdapat persoalan yang menyangkut konsumen. Hal tersebut sekaligus membuka peluang koordinasi dengan APPI dan perusahaan pembiayaan agar persoalan yang muncul dapat dibahas secara lebih terarah.

Ketua APPI Jawa Timur, Nico, menyambut baik adanya pertemuan tersebut. Menurutnya, silaturahmi antarpihak menjadi langkah untuk menjaga komunikasi agar tetap berjalan dengan baik.

“Dengan pertemuan kali ini, kami berharap silaturahmi antara APPI dan MADAS dapat menjadi kerja sama yang baik ke depannya. Yang terpenting adalah koordinasi dan komunikasi dapat berjalan dengan baik,” ucap Nico.

Sejumlah perwakilan perusahaan pembiayaan yang hadir juga menjadi bagian dari forum komunikasi tersebut. Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi masing-masing pihak untuk menyampaikan pandangan sekaligus memperkenalkan pola koordinasi yang diharapkan dapat berjalan ke depan.

Agenda yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu pun menjadi langkah awal untuk menjaga hubungan komunikasi antara MADAS, APPI dan perusahaan pembiayaan di Jawa Timur.

Para pihak berharap komunikasi tidak berhenti pada pertemuan tersebut, melainkan dapat berlanjut dalam bentuk koordinasi yang lebih terarah ketika terdapat persoalan yang membutuhkan pembahasan bersama.

(Syl)