Polri Untuk Indonesia
TNI POLRI

Bukan Sekadar Sambang, Polisi Jadikan Lahan Pertanian Wonoasih Ruang Serap Aspirasi

×

Bukan Sekadar Sambang, Polisi Jadikan Lahan Pertanian Wonoasih Ruang Serap Aspirasi

Share this article

PPNews.id | Probplinggo – Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi cara Bhabinkamtibmas Kelurahan Wonoasih, Kota Probolinggo, untuk mengetahui kondisi warga dari dekat. Kali ini, kawasan pertanian di Jalan Delima menjadi lokasi Bripda Krisna Yuda membangun komunikasi bersama para petani.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Di sela aktivitas pertanian, polisi berdialog dengan warga sekaligus melihat secara langsung kegiatan masyarakat di kawasan tersebut.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Obrolan yang berlangsung di tengah lingkungan pertanian itu diarahkan pada berbagai kondisi yang berkaitan dengan kehidupan petani. Warga dipersilakan menyampaikan informasi maupun kendala yang mereka temui selama menjalankan aktivitas pertanian.

Bhabinkamtibmas kemudian menjadi penghubung apabila terdapat persoalan yang memerlukan koordinasi dengan pihak lain. Masukan dari petani dapat diteruskan kepada penyuluh pertanian sehingga permasalahan yang bersifat teknis maupun membutuhkan penanganan sektoral dapat dikomunikasikan lebih lanjut.

Kapolsek Wonoasih Kompol Lukman H mengatakan, komunikasi semacam itu penting untuk memastikan polisi mengetahui perkembangan situasi masyarakat secara langsung.

“Melalui dialog seperti ini, kami bisa menyerap informasi secara langsung dari masyarakat, termasuk apabila ada kendala di bidang pertanian. Masukan tersebut dapat disampaikan kepada Bhabinkamtibmas untuk dikoordinasikan dengan penyuluh pertanian,” kata Lukman.

Menurut Lukman, kehadiran Bhabinkamtibmas di wilayah binaan diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. Dengan begitu, warga memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan tanpa harus menunggu munculnya permasalahan yang lebih besar.

Kegiatan tersebut juga dikaitkan dengan dukungan terhadap ketahanan pangan. Polisi mengajak petani untuk terus menjaga produktivitas lahan serta mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan.

Tak hanya membahas persoalan pertanian, pesan mengenai keamanan lingkungan turut disampaikan dalam pertemuan tersebut. Warga diajak menjaga kepedulian terhadap lingkungan dan membangun kerja sama dalam mencegah gangguan keamanan.

Kompol Lukman menegaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan Bhabinkamtibmas sebagai saluran komunikasi apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman. Jika terjadi gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas maupun layanan Polisi 110,” ujarnya.

Bagi kepolisian, kegiatan di kawasan pertanian tersebut menjadi bagian dari pendekatan preventif dengan mengedepankan komunikasi. Informasi yang diperoleh dari masyarakat dapat menjadi bahan untuk mengetahui situasi sekaligus menentukan langkah koordinasi yang diperlukan.

Kehadiran polisi di tengah aktivitas petani juga diharapkan memperkuat hubungan antara masyarakat dan kepolisian. Tidak hanya soal keamanan, komunikasi yang terbangun dapat menjadi pintu masuk untuk menyampaikan berbagai persoalan warga kepada pihak yang memiliki kewenangan menanganinya. (Syla)