PPNews.id | Probolinggo – Sinergi antara aparat kepolisian dan petani terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan. Di Kota Probolinggo, personel Polsubsektor Kanigaran turun langsung ke area pertanian untuk memastikan tanaman jagung milik warga berkembang sesuai harapan hingga memasuki masa panen.
Kegiatan berlangsung pada Rabu (22/7/2026) di kawasan pertanian Jalan Sunan Muria, Kecamatan Kanigaran. Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonsari Wetan, Briptu Aldian, melakukan peninjauan terhadap lahan jagung milik Sugito, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Dewi Sri.
Lahan seluas 1 hektare tersebut ditanami jagung varietas Jago sejak 25 April 2026. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman menunjukkan perkembangan yang baik dan diperkirakan memasuki masa panen pada 10 hingga 20 Agustus 2026. Dari luasan lahan itu, hasil produksi diprediksi berkisar antara 7 hingga 9 ton.
Tidak hanya memeriksa kondisi tanaman, Briptu Aldian juga berbincang dengan pemilik lahan mengenai proses budidaya yang dijalankan selama beberapa bulan terakhir. Percakapan tersebut sekaligus menjadi sarana menyerap informasi mengenai kebutuhan petani maupun kendala yang berpotensi memengaruhi hasil panen.
Kapolsubsektor Kanigaran Ipda Iwan Hardi, S.H. mengatakan, kegiatan pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian.
Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan kepolisian, termasuk dalam memberikan pendampingan kepada kelompok tani agar aktivitas pertanian dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Kami berharap komunikasi antara petani dan Bhabinkamtibmas terus terjalin dengan baik. Apabila ada kendala di lapangan maupun potensi gangguan keamanan, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti secepatnya,” kata Ipda Iwan.
Ia menambahkan, terciptanya situasi yang aman di lingkungan pertanian akan memberikan rasa nyaman bagi petani dalam mengelola lahan sehingga produktivitas tetap terjaga dan target ketahanan pangan dapat tercapai.
Kegiatan monitoring tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas petani menjadi wujud nyata dukungan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong keberhasilan sektor pertanian di wilayah Kota Probolinggo. (syl)












