INDRAMAYU – Personel Polsek Sindang Polres Indramayu Polda Jabar menyambangi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Lentera Makmur Sentosa di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat komunikasi dengan pengelola dan peserta pelatihan sekaligus memberikan pemahaman mengenai keamanan, khususnya dalam menghadapi risiko penipuan lowongan kerja dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Kegiatan dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Sindang Aiptu Dedi bersama Bhabinkamtibmas Bripka Rion.
Dalam pertemuan itu, kedua personel kepolisian berdialog dengan para peserta pelatihan yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Suasana berlangsung interaktif. Sejumlah peserta tampak mengangkat tangan saat mengikuti sesi komunikasi bersama petugas kepolisian.
Salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya kewaspadaan terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas, terutama bagi calon tenaga kerja yang berencana mencari pekerjaan di luar daerah maupun luar negeri.
Peserta diingatkan agar tidak mudah tergiur janji penghasilan besar tanpa memastikan legalitas perusahaan, lembaga penyalur tenaga kerja, dan prosedur penempatan yang digunakan.
Edukasi mengenai TPPO menjadi penting karena calon pekerja dapat menghadapi risiko eksploitasi apabila berangkat melalui jalur perekrutan yang tidak resmi.
Selain persoalan ketenagakerjaan, petugas juga memberikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk pentingnya menjaga pergaulan serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang mengarah pada tindakan melanggar hukum atau paham kekerasan.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Sindang AKP Karnala menjelaskan, kegiatan sambang tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga lingkungan lembaga pelatihan kerja tetap aman, tertib, dan kondusif.
Menurut AKP Karnala, peserta pelatihan perlu memiliki pemahaman mengenai risiko yang mungkin dihadapi ketika memasuki dunia kerja, termasuk kemungkinan menjadi korban penipuan perekrutan maupun perdagangan orang.
Karena itu, pembekalan keterampilan kerja perlu diimbangi dengan pengetahuan tentang keselamatan, hak-hak pekerja, serta pentingnya mengikuti prosedur penempatan tenaga kerja yang resmi.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara pengelola LPK dan kepolisian agar berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dapat diketahui lebih awal.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) dan Polisi Bersama Masyarakat, yang mendorong kepolisian hadir memberikan pendampingan serta edukasi kepada masyarakat, termasuk mereka yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, Polsek Sindang berupaya memperkuat hubungan dengan lembaga pelatihan kerja sekaligus meningkatkan kesadaran para peserta agar lebih berhati-hati dalam menerima tawaran pekerjaan.
AKP Karnala berharap komunikasi yang terjalin dapat membantu menciptakan lingkungan pelatihan yang aman sekaligus mendukung kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan perlindungan diri.
Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.














