PROBOLINGGO – Rapat Koordinasi persiapan pengukuhan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Probolinggo masa bhakti 2026-2030 telah rampung digelar. Pertemuan berlangsung di Aula Pertemuan BPBD Kota Probolinggo pada Senin, (18/052026) pagi.
Rakor tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan para calon pengurus FPRB Kota Probolinggo. Agenda utama membahas pemantapan teknis dan pembagian tugas menjelang acara pengukuhan.
Dalam forum itu, seluruh pihak menyepakati rundown acara serta dukungan logistik dan protokol yang dibutuhkan. Pembahasan berlangsung detail agar pelaksanaan pengukuhan berjalan tertib dan lancar.
Berdasarkan hasil Rakor, pelaksanaan pengukuhan pengurus FPRB dijadwalkan pada Rabu, (20/05/2026) mendatang. Lokasi kegiatan dipusatkan di Puri Manggala Bakti Pemkot Probolinggo.
Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Boedi Harjanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa persiapan sudah mencapai tahap final. Pernyataan tersebut disampaikan melalui Sekretaris BPBD Dedy Ristantama, SE., MM usai memimpin langsung Rakor saat diwawancara awak media.
“Persiapan sudah siap 100% melalui rakor bersama dengan OPD terkait diantaranya Bagian Protokol hingga Bagian Umum sebagai penunjang kegiatan acara Pengukuhan FPRB,” ujar Dedy. Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas OPD menjadi kunci agar semua unsur pendukung acara bisa bekerja sesuai peran masing-masing. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran jalannya acara.“Semoga bisa berjalan lancar sesuai dengan rundown yang telah disepakati dalam Rakor,” lanjutnya. Dedy optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana tanpa kendala berarti.
Lebih dari sekadar seremoni, pengukuhan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi penanggulangan bencana di daerah. FPRB diposisikan sebagai mitra strategis BPBD di lapangan.
“Harapan setelah dikukuhkan nanti, FPRB bisa langsung action menjadi Mitra BPBD dalam melakukan Mitigasi Bencana di Kota Probolinggo,” tegas Dedy saat menekankan pentingnya kerja cepat dan nyata pasca pelantikan.
Di akhir wawancara, Dedy juga menitipkan pesan motivasi kepada seluruh calon pengurus yang akan dilantik. Semangat pengabdian menjadi penekanan utama dalam pesannya.“Dedy berpesan untuk tetap semangat dan semoga kedepannya bisa menjalankan jabatan dengan amanah dan memberikan sumbangsihnya yang terbaik untuk kota probolinggo,” ujarnya menutup pernyataan.
Sementara itu, Calon Ketua FPRB Masa Bhakti 2026-2030 Drs. H. Sugeng Nufindarko menyatakan kesiapannya untuk menerima amanah. Ia menyebut pelantikan sebagai awal tanggung jawab besar.“Saya menyatakan siap dilantik dengan mengemban amanah sebagai Ketua FPRB,” kata Sugeng. Komitmen itu disampaikan langsung saat ditemui usai Rakor.
Usai resmi dikukuhkan, program kerja prioritas langsung akan dijalankan. Fokus utama adalah penguatan mitigasi di wilayah-wilayah yang dinilai rawan bencana.“Usai dilantik, dirinya akan melaksanakan Mitigasi bencana disetiap titik-titik rawan dengan melakukan pemetaan sehingga mewujudkan Program Visi Misi Kota Probolinggo Bebas Banjir,” jelasnya.
Sugeng juga menegaskan pentingnya sinergi dengan BPBD agar program FPRB selaras dengan kebijakan pemerintah daerah. Kolaborasi dinilai tidak bisa ditawar.“Saya siap bersinergi dengan BPBD guna menunjang Visi Misi FPRB sehingga selaras dengan program yang ada,” ucapnya. Ia berharap koordinasi terus terjaga intensif.
Kekuatan FPRB, menurutnya, terletak pada keberagaman unsur yang terlibat di dalamnya. Kolaborasi multipihak akan memperkaya strategi pengurangan risiko bencana.“Unsur yang terlibat di dalam FPRB mulai dari Tagana, Peduli Sampah, Formalis, Pengusaha, Akademisi, Pemerintah, Pramuka, hingga Media Pers,” papar Sugeng.
Keterlibatan berbagai elemen masyarakat ini diharapkan mampu mempercepat proses pemetaan risiko dan distribusi informasi kebencanaan hingga ke tingkat paling bawah.
Di akhir pernyataannya, ⁰Sugeng menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dukungan dari berbagai pihak menjadi energi tambahan.“Terima kasih telah mempercayakan sebagai Calon Ketua yang akan dikukuhkan dan mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur sehingga membuatnya semangat untuk menjalankan amanah sebagai ketua nantinya,” tutupnya.
Dengan rampungnya Rakor dan kesiapan 100% dari seluruh unsur, pengukuhan pengurus FPRB Kota Probolinggo 2026-2030 kini tinggal menunggu waktu pelaksanaan pada 20 Mei mendatang. (Syl)












