PROBOLINGGO – Prestasi baru lagi dari SMP Negeri 8 Wonoasih, Kota Probolinggo. Kali ini giliran siswa Wolu Cinema yang mengharumkan nama sekolah lewat film pendek berjudul _Kenangah_.
Film karya ekstrakurikuler Wolu Cinema itu berhasil masuk nominasi nasional ajang Film Receh 2026 di Klaten, Jawa Tengah. Penjurian tingkat nasional dijadwalkan 29 Juni 2026.
Sebelumnya, _Kenangah_ sudah menyabet gelar Film Terbaik dan Cerita Terbaik di Festival Probffest 2025. Pencapaian ini makin istimewa karena _Kenangah_ jadi satu-satunya karya SMP yang lolos ke tingkat nasional. Film ini akan bersaing dengan karya pelajar SMA/SMK se-Indonesia.
Di balik layar, semua proses digarap siswa sendiri dengan pendampingan guru. Mulai naskah, casting, pengambilan gambar, editing, sampai produksi akhir. Itu sejalan dengan visi SMPN 8: mencetak insan berakhlak mulia, unggul prestasi, dan peduli lingkungan.
Kepala SMPN 8 Wonoasih, Andik Sasmitro, bangga atas kerja keras anak didiknya. “Kami salut dan bangga. Semangat terus anak-anakku SMPN 8 Wonoasih Probolinggo,” katanya.
Andik juga menegaskan prestasi ini jadi pemicu agar siswa terus kembangkan potensi. “Sebagai dewan pendidik, kami dorong siswa kembangkan bakatnya. Semoga semangat anak-anak tetap terjaga demi meningkatkan kreativitas,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah, ikut mengapresiasi. “Ini kebanggaan bagi kami. Prestasi SMPN 8 lewat film pendek bukti kreativitas siswa dan dukungan guru yang konsisten mendampingi. Semoga memicu semangat menggali potensi lain,” ungkapnya.
Lewat Wolu Cinema, SMPN 8 Wonoasih membuktikan sekolah mampu jadi ruang tumbuh bakat siswa, khususnya di perfilman dan industri kreatif. Hasilnya siap bersaing sampai level nasional. (Syl)














