PPNews.id | LUMAJANG – Komitmen memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat terus dibangun Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madura Asli (MADAS) Kabupaten Lumajang. Penguatan tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyerahan seragam resmi organisasi kepada jajaran pengurus yang mendapat amanah menjalankan tugas di masing-masing divisi.
Rabu (07/10/2026), menjadi salah satu momentum penting bagi kepengurusan DPC MADAS Lumajang. Bertempat di Room Luna Cafe Alka Sukodono, proses penyerahan seragam berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Ketua DPC MADAS Lumajang, Ahmad Huzaini, secara langsung menyerahkan seragam organisasi kepada Gus Choir atau Mujibul Choir, SE., yang mengemban tugas sebagai Kepala Divisi Antar Lembaga Pemerintah TNI-POLRI.
Penyerahan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan internal organisasi. Seragam MADAS yang diberikan kepada pengurus bukan sekadar atribut, melainkan menjadi simbol tanggung jawab yang melekat pada setiap orang yang dipercaya menduduki posisi tertentu.
Ahmad Huzaini menekankan bahwa jabatan dalam organisasi harus diikuti dengan kesungguhan dalam menjalankan amanah. Menurutnya, setiap pengurus memiliki kewajiban menjaga nama baik organisasi sekaligus membangun hubungan positif dengan masyarakat.
“Penyerahan seragam ini bukan hanya simbol, tapi pengikat komitmen. Begitu seragam MADAS dipakai, maka harus siap menjaga marwah organisasi, menjaga persaudaraan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ahmad Huzaini.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan MADAS di Kabupaten Lumajang diharapkan tidak hanya terlihat melalui atribut organisasi, tetapi juga tercermin dalam sikap dan kiprah para pengurusnya.
Sementara itu, Gus Choir menyambut penyerahan seragam tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPC MADAS Lumajang beserta seluruh jajaran atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Menurut Gus Choir, amanah sebagai Kepala Divisi Antar Lembaga Pemerintah TNI-POLRI akan dijalankan dengan mengedepankan komunikasi dan sinergi.
“Terima kasih atas kepercayaan Ketua dan seluruh jajaran DPC. Sebagai Divisi Antar Lembaga Pemerintah TNI-POLRI, kami siap menjadi jembatan komunikasi yang baik, bersinergi dan menjaga kondusifitas di Lumajang,” ucap Gus Choir.
Ia menilai hubungan komunikasi yang baik dengan berbagai unsur kelembagaan menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya suasana yang kondusif.
Karena itu, keberadaan Divisi Antar Lembaga Pemerintah TNI-POLRI diharapkan mampu menjadi ruang komunikasi yang mempertemukan kepentingan organisasi dengan berbagai lembaga terkait secara positif.
Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran lengkap DPC MADAS Lumajang. Mulai dari unsur pimpinan hingga para ketua divisi hadir dalam agenda penyerahan seragam tersebut.
Struktur kepengurusan yang hadir meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, Wakil Bendahara, Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Panglima, dan Korlap.
Selain itu, para ketua divisi juga turut hadir, yakni Divisi Hukum, Divisi Antar Lembaga Pemerintah TNI-POLRI, Divisi Humas & Media, Divisi Sosial, Divisi Agama, Divisi Pendidikan, serta Divisi Seni & Budaya.
Kehadiran seluruh unsur tersebut membuat prosesi penyerahan seragam berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Para pengurus menyatukan komitmen untuk menjalankan roda organisasi sesuai bidang dan tanggung jawab masing-masing.
Bagi DPC MADAS Lumajang, konsolidasi antarpengurus menjadi bagian penting untuk memastikan organisasi dapat berjalan secara terarah.
Setiap divisi memiliki peran yang berbeda, namun seluruhnya diarahkan pada tujuan yang sama, yakni menjaga soliditas organisasi serta memberikan manfaat kepada masyarakat.
Divisi Antar Lembaga Pemerintah TNI-POLRI menjadi salah satu bagian yang memiliki posisi strategis dalam membangun komunikasi eksternal.
Melalui divisi tersebut, MADAS Lumajang berharap dapat menjalin hubungan yang baik dengan unsur TNI dan Polri maupun lembaga pemerintahan lainnya.
Gus Choir pun menyatakan kesiapannya menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan pentingnya membangun komunikasi secara berkesinambungan agar hubungan antarlembaga dapat berlangsung harmonis.
Sementara bagi Ahmad Huzaini, penguatan kepengurusan merupakan bagian dari perjalanan organisasi untuk terus berkembang.
Ia berharap seluruh pengurus dapat memahami bahwa jabatan yang diberikan bukan sekadar posisi struktural, tetapi juga amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.
Penyerahan seragam menjadi simbol bahwa setiap pengurus telah menerima tanggung jawab masing-masing. Setelah itu, seluruh jajaran diharapkan mampu bergerak sesuai tugas dan fungsi yang telah ditetapkan.
Suasana kekeluargaan yang mewarnai kegiatan tersebut juga menjadi gambaran bahwa soliditas internal tetap menjadi perhatian DPC MADAS Lumajang.
Kebersamaan antarpengurus diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam menjalankan berbagai program organisasi ke depan.
Dengan adanya pembagian peran yang jelas, MADAS Lumajang optimistis dapat meningkatkan kontribusinya di tengah masyarakat.
Khusus Gus Choir, amanah di bidang hubungan antar lembaga diharapkan mampu dijalankan dengan mengedepankan sikap terbuka, komunikasi yang baik, serta semangat membangun sinergi.
Pada akhirnya, seragam yang dikenakan bukan hanya menunjukkan identitas sebagai bagian dari MADAS, tetapi juga menjadi pengingat bagi para pengurus mengenai tanggung jawab yang harus dijaga.
DPC MADAS Lumajang berharap seluruh jajaran mampu menjaga marwah organisasi, mempererat persaudaraan, serta mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif di Kabupaten Lumajang.
(Saila)














