Polri Untuk Indonesia
DAERAH

Berikan Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan Sosialisasi Siswa SMAN 1 Kadipaten Tentang Demokrasi Pemilu di Majalengka

×

Berikan Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan Sosialisasi Siswa SMAN 1 Kadipaten Tentang Demokrasi Pemilu di Majalengka

Share this article

Majalengka – Berikan Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan Sosialisasi Sekolah Menengah Atas (SMA) Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda,yang bertempat di SMAN 1 Kadipaten. “Jum’at (12/12/2025).

Kegiatan Pendidikan pemilih pemula bagi siswa SMA adalah program sosialisasi oleh KPU dan instansi terkait untuk membekali siswa SMA tentang demokrasi, pemilu, dan peran mereka sebagai warga negara agar menjadi pemilih cerdas, kritis, serta bertanggung jawab, dengan fokus pada pemahaman visi-misi calon, menghindari hoaks & politik uang, serta berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi untuk membangun kualitas demokrasi Indonesia

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Ketua KPU Majalengka Teguh Fajar Putra Utama mengatakan, indikator yang paling penting dalam mengukur sukses penyelanggaraan Pilkada serentak yakni situasi tertib dan tentram dengan menjunjung tinggi Pemilu di kabupaten majalengka.

Berharap, seluruh generasi muda untuk mendorong berlangsungnya proses pendidikan dan pendewasaan politik, “Marilah mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan sehingga benturan-benturan di dalam proses pelaksanaan Pilkada serentak dapat diredam.

“Materi-materi yang disampaikan mencakup pendidikan dan budaya demokrasi, mewujudkan Pilkada Badunsanak, peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan Pemilu, pentingnya partisipasi generasi muda di Pilkada dan sebagainya dianggap perlu,” ujarnya.

Teguh Fajar Putra Utama menjelaskan Dengan pemikiran yang kritis dan keingintahuan yang tinggi, optimis para siswa tidak gampang terpengaruh dengan isu sara ataupun politik uang menjelang pemilu nanti.

“Mereka yang usia 17 tahun agar bisa menggunakan hak pilih yang diberikan negara jangan sampai ini disia-siakan kita semua punya hak yang sama,” jelas Teguh Fajar Putra Utama

Saat membuka secara resmi kegiatan itu, Wakil Bupati Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan menyapaikan Kegiatan ini biasanya meliputi materi tentang demokrasi, asas pemilu, cara menjadi pemilih cerdas, dan dibalut dengan diskusi interaktif. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka, menyasar pemilih pemula khususnya kalangan pelajar sebagai sasaran kegiatan pendidikan demokrasi dalam rangka menghadapi Pemilu 2029.

“Pemilih pemula menjadi fokus dalam sasaran program kegiatan pendidikan pemilih di sekolah-sekolah,”ujarnya

Dena Muhamad Ramdhan menjelaskan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia Oleh karena itu, kata dia, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kadipaten
Dalam kegiatan bertema “PENDIDIKAN PEMILIH KELOMPOK PEMILIH PEMULA BERSAMA SISWA – SISWI SMA NEGERI 1 KADIPATEN” yang diikuti sekitar 540 peserta didik baru tersebut, pihaknya berupaya memberikan pendidikan demokrasi sejak dini terutama dalam menghadapi Pemilu 2029.

“Jadi, mereka yang hari ini berusia 15-16 tahun itu sangat penting diajarkan tentang demokrasi termasuk tentang pemilu sejak dini agar nanti ketika usianya 17 tahun siap menjadi pemilih,” Ucap Dena Muhamad Ramdhan

Ia mengatakan, kesiapan tersebut berupa memiliki identitas kependudukan dalam bentuk kartu tanda penduduk elektronik yang menjadi syarat untuk memberikan suara atau hak pilih.Selain itu, mereka diharapkan menjadi pemilih yang cerdas, yakni memilih berdasarkan visi, misi, dan program calon yang akan dipilih serta tidak tergiur oleh praktik politik uang.

“Pemilih yang cerdas adalah mereka yang tidak asal memilih, tapi tahu arah dan tujuan calon yang akan dipilih,” katanya

Dena Muhamad Ramdhan menekankan pihaknya mengajak seluruh peserta siswa – siswi 1 kadipaten untuk menyerukan tagline bersama “Pemilih Cerdas, Demokrasi Berkualitas”, sebagai bentuk komitmen awal terhadap demokrasi yang sehat dan berintegritas.

“Kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Majalengka belum menyasar siswa sekolah menengah pertama (SMP) maupun madrasah tsanawiyah (MTs) yang notabene saat Pemilu 2029 telah berusia 17 tahun.
Kendati demikian, pihaknya siap menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa SMP/SMA/SMK maupun bagi siswa MTs/MA lainnya.”pungkas Wakil Bupati Majalengka

Kegiatan ini, untuk mewujudkan kesadaran warga negara termasuk generasi muda dalam mengunakan hak politiknya dengan baik dan benar. Serta, melahirkan masyarakat yang mengerti nilai-nilai serta keahlian untuk mengaktualisasikan dan melestarikan makna demokrasi.***(kodir)