Polri Untuk Indonesia
Uncategorized

Kapolres Majalengka Sambangi Warga Panyingkiran Lewat Kumpul Bareng, Dekat dengan Masyarakat

×

Kapolres Majalengka Sambangi Warga Panyingkiran Lewat Kumpul Bareng, Dekat dengan Masyarakat

Share this article

Majalengka — Mempererat sinergitas dengan segenap elemen masyarakat sekaligus menyerap langsung aspirasi warga desa, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka menggelar kegiatan tatap muka bertajuk “Kumpul Bareng Warga”. Aksi silaturahmi tersebut dipusatkan di Kantor Desa Panyingkiran, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Rabu (28/10/2026) mulai pukul 14.30 WIB.

Kegiatan dialogis tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., dengan didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Narkoba AKP Ecep Karniman, S.H., M.H., CPHR., Kasat Samapta Iptu Dedi Sutikno, S.H., M.H., serta Kapolsek Panyingkiran Iptu Mardiyono bersama personel jajaran.

Polri Presisi
Polri Untuk Indonesia

Kedatangan rombongan Polres Majalengka disambut hangat oleh Kepala Desa (Kuwu) Panyingkiran Saeful Bahri, S.H., Babinsa Sertu Tata, Ketua BPD Otong Hasim, Ketua DKM Masjid Jami Nurul Mutaqin Amsor, Ketua Karang Taruna Otong Yayat, jajaran Ketua RT/RW, anggota Linmas, para tokoh agama, serta warga masyarakat Desa Panyingkiran.

Dalam kesempatan dialog tersebut, Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman mengawali kegiatan dengan memperkenalkan diri dan para Pejabat Utama Polres Majalengka. Selanjutnya, Kapolres membeberkan komitmen serta capaian tegas Polres Majalengka dalam memberantas segala bentuk penyakit masyarakat demi menjaga stabilitas Kamtibmas.

“Puji dan syukur alhamdulillah kita dapat berkumpul dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan ini. Perlu kami sampaikan bahwa dalam upaya cipta kondisi, Polres Majalengka telah berhasil menyita sebanyak 37.000 butir obat keras terbatas dan psikotropika, 20.000 botol minuman keras, lebih dari 1.100 buah knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (brong), serta menangkap 71 orang pelaku kejahatan,” tegas AKBP M Aldy Sulaiman, Rabu (28/10/2026).

AKBP M Aldy Sulaiman menjelaskan bahwa kejahatan terjadi akibat bertemunya dua faktor utama, yakni niat dan kesempatan.

“Bagaimana cara kita memutus dan menghilangkan niat serta kesempatan tersebut? Kuncinya adalah sinergi kuat antara Polri dan masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan melalui pengaktifan kembali Pos Satkamling serta kehadiran aktif Bhabinkamtibmas di tengah warga,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Panyingkiran Saeful Bahri, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran langsung Kapolres Majalengka beserta jajaran. Pihaknya berharap silaturahmi ini dapat terus berkesinambungan dan memicu semangat warga Desa Panyingkiran untuk menggeliatkan kembali siskamling di setiap RT.

Menghadapi perubahan cuaca yang mulai memasuki musim hujan, Kapolres Majalengka juga memberikan instruksi khusus kepada Kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk segera mendata serta memitigasi lingkungan RT/RW di wilayahnya yang rawan terdampak bencana alam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *